Liganusantara.com, Adam Przybek dipastikan belum mendapatkan kesempatan bermain bersama Persib Bandung sejak didatangkan pada awal musim Super League 2025/2026. Ia datang sebagai pengganti Kevin Mendoza dengan harapan besar, namun ekspektasi tersebut belum terpenuhi.
Pada debutnya melawan Persita Tangerang, Adam gagal membawa Persib meraih kemenangan, dan laga berakhir dengan skor 2-1 untuk Persita. Sebelumnya, penampilannya juga sempat tertunda akibat cedera di awal musim.
Adam datang ke Bandung dengan pengalaman cukup, karena sebelumnya ia menjadi kiper utama di Penybont FC, klub asal Wales. Kehadirannya sempat membuat persaingan di posisi penjaga gawang semakin ketat. Namun, Persib beruntung karena Teja Paku Alam tampil konsisten sebagai andalan di Super League dan ACL 2 2025/2026.
Memasuki jeda bursa transfer, Persib memutuskan menurunkan Teja Paku Alam, Fitrah Maulana, dan I Made Wirawan sebagai kiper utama. Adam Przybek hanya didaftarkan untuk kompetisi ACL 2. Keputusan ini juga terkait strategi Persib yang lebih fokus memperkuat lini serang dengan kehadiran striker Sergio Castel, sehingga slot pemain asing lebih dibutuhkan di posisi penyerang.
Situasi semakin sulit bagi Adam saat Persib menghadapi Ratchaburi FC di babak 16 besar ACL 2. Pada leg pertama di Ratchaburi Stadium, Teja tetap dipercaya sebagai kiper, meski Persib kalah 3-0. Pada leg kedua, Adam kembali tidak diturunkan, sementara Teja menunjukkan penampilan solid dengan beberapa penyelamatan penting. Walau Persib menang 1-0, mereka gagal lolos ke perempat final.
Dengan peluang bermain yang semakin terbatas, pintu keluar bagi Adam semakin terbuka, mengingat ia tidak terdaftar untuk kompetisi yang akan berakhir pada Mei mendatang. Sementara itu, Persib dikabarkan tengah menjalin komunikasi dengan kiper SC Telstar, Ronald Koeman Jr, untuk musim depan.
Jika tetap bertahan, Adam harus menghadapi kenyataan sulit karena kontraknya baru akan berakhir tahun depan, sehingga mencari klub baru mungkin menjadi opsi realistis untuk mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak.












