Liganusantara.com, Jakarta – Timnas Indonesia U-17 baru saja menyelesaikan serangkaian uji coba di Thailand, namun hasil yang diperoleh jauh dari ekspektasi. Dari tiga laga yang dijalani pada akhir Maret 2026, Garuda Muda gagal meraih satu pun kemenangan.
Perjalanan tim dimulai dengan kekalahan telak 0-7 dari Korea Selatan. Tiga hari kemudian, Indonesia kembali menelan kekalahan, kali ini 0-3 dari India. Pada laga terakhir, meski ada perlawanan, Indonesia tetap takluk 2-3 dari tuan rumah Thailand. Secara keseluruhan, performa tim belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Tren negatif ini sebenarnya sudah muncul sebelumnya. Saat dilatih Nova Arianto, Indonesia juga kalah dari China dengan skor 0-7 dan 2-3 di Tangerang. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran menjelang Piala Asia U-17, yang menjadi kunci peluang lolos ke Piala Dunia U-17 2026.
Tantangan Berat di Grup Neraka Piala Asia
Di Piala Asia U-17 mendatang, Indonesia tergabung di Grup B yang tergolong sulit. Mereka akan menghadapi Jepang, salah satu kekuatan besar di Asia; Qatar, yang juga menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17; serta China, tim yang sebelumnya menorehkan hasil pahit bagi Garuda Muda.
Situasi ini menuntut kesiapan maksimal dari Indonesia. Tanpa perbaikan serius, peluang bersaing jelas sangat terbatas.
“Melihat hasil uji coba Timnas Indonesia U-17, peluang lolos ke Piala Dunia U-17 memang berat,” ujar Gusnul Yakin. “Namun, semua pihak harus bekerja keras agar tradisi tampil di Piala Dunia tetap terjaga.”
Fokus pada Mentalitas Pemain
Selain masalah teknis, mental pemain menjadi sorotan penting. Kekalahan besar, seperti saat menghadapi Korea Selatan, dapat berdampak psikologis cukup panjang bagi pemain muda.
Gusnul menekankan bahwa pemulihan mental harus menjadi prioritas utama. Tanpa kepercayaan diri, performa di lapangan bisa menurun, meski kemampuan teknis pemain cukup menjanjikan.
“Selain faktor teknis, aspek terpenting saat ini adalah memulihkan mental pemain. Tim yang belum pernah menang pasti membawa beban psikologis berat,” jelasnya. “Semoga ada perbaikan menjelang Piala AFF U-17.”
Piala AFF U-17 Sebagai Ujian Terakhir
Sebelum menghadapi Piala Asia, Indonesia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki kondisi tim melalui Piala AFF U-17 2026. Turnamen ini digelar di Surabaya dan Gresik mulai pertengahan April.
Indonesia akan membuka laga menghadapi Timor Leste, dilanjutkan melawan Malaysia, dan ditutup menghadapi Vietnam di penyisihan grup. Hasil dari turnamen ini penting untuk membangun kembali kepercayaan diri tim sebelum tampil di level Asia.
Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto kini memegang peran kunci untuk melakukan perubahan cepat sekaligus menjaga peluang Indonesia kembali tampil di panggung dunia.












