Liganusantara.com, Bek kiri timnas Indonesia, Calvin Verdonk, akhirnya ikut merasakan kembali manisnya kemenangan bersama LOSC Lille pada lanjutan pekan ke-23 Ligue 1 musim 2025/2026.
Bertandang ke markas Angers SCO di Stade Raymond-Kopa, Minggu (22/2/2026), Lille membawa misi penting untuk menghentikan tren negatif yang membayangi sejak awal tahun.
Skuad asuhan Bruno Genesio sempat terjebak dalam periode sulit. Mereka gagal meraih kemenangan dalam enam laga beruntun di liga, dengan catatan empat kekalahan dan dua hasil imbang. Tiga poin terakhir yang diraih Lille sebelumnya terjadi pada 14 Desember 2025 saat menundukkan AJ Auxerre dengan skor 4-3.
Penantian panjang itu akhirnya berakhir di Angers. Lille mengamankan kemenangan tipis 1-0 berkat gol semata wayang dari striker senior Olivier Giroud. Sang penyerang mencetak gol melalui titik putih pada masa tambahan waktu babak pertama (45+2’).
Hadiah penalti diberikan wasit setelah Jordan Lefort melanggar Tiago Santos di area terlarang. Giroud yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa tim tamu unggul sebelum jeda.
Saat turun minum, Verdonk menyoroti persoalan efektivitas timnya. Menurut pemain berusia 28 tahun itu, Lille sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang, tetapi belum cukup tajam dalam penyelesaian akhir.
“Kami sudah menghasilkan banyak kesempatan. Kami hanya perlu lebih klinis agar bisa mencetak lebih banyak gol,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kemenangan menjadi kunci untuk membangkitkan kembali kepercayaan diri tim.
Memasuki babak kedua, Lille kembali memperoleh sejumlah peluang emas. Salah satunya berawal dari aksi Verdonk di sisi kiri. Umpan silang akurat yang dilepaskannya berhasil disambut sundulan Giroud, namun masih dapat diamankan penjaga gawang tuan rumah.
Skor 1-0 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Verdonk sendiri bermain selama 83 menit dan bergantian menempati sektor bek kiri bersama Romain Perraud.
Laga ini juga menjadi momen penting bagi Verdonk karena untuk pertama kalinya dalam lima pertandingan terakhir ia kembali dipercaya sebagai starter. Sebelumnya, ia hanya tampil sebagai pemain pengganti saat menghadapi Lyon dan Metz, serta tidak dimainkan ketika bersua Brest dan Red Star Belgrade.
Sejauh musim ini, mantan pemain akademi Feyenoord tersebut telah mencatatkan 17 penampilan bersama Lille dengan torehan satu assist.
Walau sempat kesulitan meraih kemenangan, Lille masih bertahan di papan atas klasemen. Mereka kini menempati posisi kelima dengan koleksi 37 poin, terpaut tiga angka dari Marseille yang berada di zona tiket Liga Champions.












