InternasionalJADWAL PERTANDINGANKLASEMENNasionalNEWSOlahragaPrediksi dan AnalisisSepakbolaTimnas Indonesia

Usai Lawatan ke Eropa, John Herdman Belum Rencanakan Tambahan Pemain Baru untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

×

Usai Lawatan ke Eropa, John Herdman Belum Rencanakan Tambahan Pemain Baru untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sebarkan artikel ini
Usai Lawatan ke Eropa, John Herdman Belum Rencanakan Tambahan Pemain Baru untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Usai Lawatan ke Eropa, John Herdman Belum Rencanakan Tambahan Pemain Baru untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Liganusantara.com, Pelatih kepala timnas Indonesia, John Herdman, dipastikan belum berencana memasukkan nama pemain baru ke skuad Garuda untuk menghadapi FIFA Series 2026. Keputusan ini juga berarti tidak ada penambahan pemain sebagai pengganti Thom Haye dan Shayne Pattynama yang harus absen akibat sanksi dari FIFA.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa fokus utama Herdman saat ini adalah mengenal lebih dalam para pemain timnas yang sudah ada. Pelatih asal Inggris tersebut masih dalam tahap observasi dan aktif menyaksikan pertandingan Liga Super musim 2025/2026, serta memantau performa pemain Indonesia yang merumput di klub-klub Eropa.

Menurut Arya, menghadirkan pemain baru pada saat ini dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak. Pasalnya, Herdman belum sekalipun memimpin pertandingan bersama timnas dan masih mempelajari karakter, kemampuan, serta peran masing-masing pemain.

Sebagai informasi, PSSI resmi menunjuk John Herdman pada Januari 2026 dengan durasi kontrak selama dua tahun. Debutnya bersama timnas Indonesia dijadwalkan berlangsung di ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar pada 23–31 Maret 2026.

“Belum bisa dipastikan. Kemungkinan dia ingin melihat dulu pemain yang ada,” ujar Arya Sinulingga.
“Pemain-pemain yang sekarang saja belum semuanya dia coba. Jadi wajar kalau dia masih mempelajari kemampuan, peran, dan pembagian tugas mereka,” lanjutnya.
“Kalau ditambah pemain baru sekarang, padahal yang ada belum sepenuhnya dipahami, rasanya kurang masuk akal,” tambah Arya.

Arya juga menyampaikan bahwa PSSI mengapresiasi pendekatan Herdman yang aktif turun langsung memantau pemain. Langkah tersebut dinilai penting agar sang pelatih memperoleh gambaran utuh sebelum menentukan komposisi ideal timnas Indonesia.

Dalam FIFA Series 2026 nanti, Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis. Sementara itu, laga lainnya mempertemukan Bulgaria dengan Kepulauan Solomon. Pemenang dari masing-masing pertandingan akan saling berhadapan di partai final. Seluruh rangkaian pertandingan akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

“Nanti setelah FIFA Series baru dia akan mengevaluasi, apakah pemain ini dipertahankan, ada perubahan, atau mungkin ada tambahan. Semua bergantung pada penilaian dia,” jelas Arya.

Hingga saat ini, Arya menegaskan bahwa Herdman belum menyampaikan laporan resmi kepada PSSI terkait rencana penambahan pemain. Selain itu, waktu yang tersedia dinilai terlalu singkat untuk melakukan proses naturalisasi atau penyesuaian pemain baru.

“Belum ada informasi soal itu. Waktunya juga sudah sangat dekat. Maret sudah FIFA Series, sekarang Februari,” katanya.
“Terlalu mepet kalau harus melakukan naturalisasi. Setiap pelatih pasti punya komposisi dan skema sendiri. Untuk sekarang, fokusnya memaksimalkan pemain yang ada,” tutup Arya Sinulingga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *