InternasionalLAINYANEWSOlahragaSKOR TERKINITRENDING

Sorotan Media Malaysia atas Peran Anthony Ginting sebagai Pemimpin Tim Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2026

×

Sorotan Media Malaysia atas Peran Anthony Ginting sebagai Pemimpin Tim Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2026

Sebarkan artikel ini
Sorotan Media Malaysia atas Peran Anthony Ginting sebagai Pemimpin Tim Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2026
Sorotan Media Malaysia atas Peran Anthony Ginting sebagai Pemimpin Tim Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia 2026

LigaNusantara.com – Media Malaysia menaruh perhatian khusus terhadap keputusan tim bulu tangkis Indonesia yang menunjuk Anthony Sinisuka Ginting sebagai figur utama dalam skuad Kejuaraan Beregu Asia 2026. Atlet berusia 29 tahun tersebut menjadi pemain paling berpengalaman di sektor tunggal putra Indonesia untuk ajang beregu kontinental tersebut.

Dalam komposisi tim, Ginting akan berduet dengan sejumlah pemain muda seperti Moh Zaki Ubaidillah, Richie Duta Richardo, serta Prahdiska Bagas Shujiwo. Keikutsertaan Ginting juga menandai kembalinya sang juara Asia 2023 ke arena kompetitif setelah terakhir kali tampil pada French Open 2025, Oktober lalu.

Kehadiran peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu tidak luput dari perhatian media Malaysia, khususnya harian olahraga ternama The Star. Indonesia sendiri dijadwalkan bertemu Malaysia pada fase grup Kejuaraan Beregu Asia 2026.

“The Star menilai kehadiran Anthony menjadi salah satu aspek paling menarik dari komposisi tim Indonesia,” tulis media tersebut.

Dalam laporannya, The Star menyoroti penurunan peringkat dunia Ginting yang kini berada di posisi ke-76. Kondisi tersebut disebut sebagai dampak dari penurunan performa dan masalah kebugaran yang dialaminya dalam dua tahun terakhir.

Media Malaysia juga mencatat bahwa peringkat Ginting saat ini berada di bawah rekan setimnya yang lebih muda, seperti Moh Zaki Ubaidillah (peringkat 47 dunia) dan Prahdiska Bagas Shujiwo (peringkat 48 dunia).

Meski demikian, The Star menilai Ginting tetap berpotensi memainkan peran penting, terutama jika diturunkan pada partai tunggal ketiga yang kerap menjadi penentu dalam laga beregu.

Penurunan performa Ginting disebut tidak terlepas dari cedera beruntun yang menghampirinya sejak dua musim terakhir. Dampak dari kondisi tersebut juga terlihat pada kesulitan sang mantan pemain peringkat dua dunia untuk kembali tampil di turnamen level elite.

Bahkan pada Indonesia Masters 2026 pekan ini, Ginting masih tercatat berada di daftar tunggu, meski turnamen Super 500 tersebut menyediakan babak kualifikasi.

Kejuaraan Beregu Asia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 3–8 Februari 2026 di Qingdao, China.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *