Liganusantara.com, Jakarta – Suasana kecewa menyelimuti Semen Padang FC setelah kekalahan 0-2 dari Persijap Jepara pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. Laga yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Senin (20/4), semakin memperberat posisi Kabau Sirah di papan bawah klasemen.
Gelandang sekaligus pemain serba bisa, Ricky Ariansyah, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumatera Barat dan menegaskan bahwa tim akan terus berjuang hingga akhir musim demi memperbaiki keadaan.
Ricky menilai kekalahan ini merupakan tanggung jawab seluruh pemain. Ia menegaskan tim harus segera berbenah agar kesalahan yang sama tidak terulang pada pertandingan berikutnya. Menurutnya, perbaikan perlu dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya pada aspek teknis di lapangan.
Memasuki musim keduanya bersama Semen Padang, Ricky mengaku telah merasakan pasang surut perjuangan tim dalam upaya menghindari degradasi. Ia menilai kondisi yang dihadapi musim ini tidak jauh berbeda dari sebelumnya, sehingga evaluasi menyeluruh menjadi kebutuhan mendesak bagi seluruh elemen tim.
Meski situasi sulit, Ricky tetap mencoba menjaga semangat. Ia menyebut hasil negatif merupakan bagian dari dinamika sepak bola dan pemain harus tetap fokus menjalankan tugas sebaik mungkin demi membalikkan keadaan.
Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi tim asuhan Imran Nahumarury. Dengan koleksi 20 poin dari lima kemenangan dan lima hasil imbang, Semen Padang kini berada di posisi ke-17 klasemen sementara.
Sebaliknya, tambahan tiga poin membawa Persijap naik ke peringkat 13 dengan 28 poin. Kondisi ini membuat Semen Padang harus segera menemukan solusi agar dapat keluar dari zona degradasi sebelum musim berakhir.












