liganusantara.com – Klub asal Jawa Barat, Persib Bandung, dipastikan menjadi tim Indonesia pertama yang akan menjalani pertandingan saat bulan Ramadhan tahun ini.
Bulan suci bagi umat Islam tersebut diperkirakan mulai pada Rabu, 18 Februari 2026. Namun, terdapat kemungkinan awal Ramadhan jatuh sehari setelahnya, yakni Kamis.
Operator kompetisi domestik, I.League, telah menyiapkan penyesuaian jadwal untuk Super League dan Championship. Pekan perdana di dua kasta tersebut direncanakan berlangsung pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Selama Ramadhan, seluruh pertandingan liga dijadwalkan kick-off pada pukul 20.30 WIB. Dengan demikian, klub dan pemain memiliki waktu sekitar dua hingga tiga hari untuk beradaptasi dengan perubahan jam pertandingan.
Namun, situasi berbeda dialami Persib. Selain tampil di kompetisi nasional, Maung Bandung juga berlaga di ajang Asia, yakni AFC Champions League Two.
Berbeda dengan liga domestik, jadwal kompetisi Asia tidak sepenuhnya menyesuaikan dengan bulan puasa. Persib dijadwalkan menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar, Rabu malam. Berdasarkan informasi dari situs resmi AFC, pertandingan tersebut akan dimulai pada pukul 19.15 WIB.
Waktu tersebut berpotensi bertepatan dengan pelaksanaan salat tarawih bagi umat Muslim. Hingga kini belum ada kepastian apakah pihak Persib akan mengajukan permohonan perubahan jadwal kepada AFC.
Di sisi lain, pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan tekad timnya untuk membalikkan keadaan setelah tertinggal agregat. Pada pertemuan pertama, klub asal Thailand itu berhasil menang dengan skor 3-0.
Bojan menyampaikan bahwa timnya harus menunjukkan performa yang lebih baik saat bermain di kandang. Ia menilai peluang untuk membalikkan situasi tetap terbuka karena pertandingan masih menyisakan 90 menit.
Menurutnya, dalam sepak bola segala kemungkinan bisa terjadi, terlebih dengan dukungan penuh dari suporter yang diyakini mampu menambah motivasi para pemain.












