Berita Liga 2KLASEMENNasionalNEWSPrediksi dan AnalisisSepakbolaSKOR TERKINITimnas IndonesiaTOPSKORTRENDING

Puncak Klasemen Direbut PSS Sleman, Rahmad Darmawan Evaluasi Jarak Antarlini Persipura

×

Puncak Klasemen Direbut PSS Sleman, Rahmad Darmawan Evaluasi Jarak Antarlini Persipura

Sebarkan artikel ini
Puncak Klasemen Direbut PSS Sleman, Rahmad Darmawan Evaluasi Jarak Antarlini Persipura
Puncak Klasemen Direbut PSS Sleman, Rahmad Darmawan Evaluasi Jarak Antarlini Persipura

Liganusantara.com, JakartaPersipura Jayapura harus merelakan posisi puncak klasemen Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 setelah ditumbangkan PSS Sleman. Dalam laga pekan ke-20 yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (21/2/2026) malam WIB, tim berjuluk Mutiara Hitam itu menyerah dengan skor 0-2.

Dua gol kemenangan tuan rumah masing-masing dicetak oleh Gustavo Tocantins di penghujung babak pertama (45+5′) dan Arda Alfareza pada menit ke-69. Hasil ini membuat PSS Sleman kini memimpin klasemen dengan selisih dua angka di atas Persipura yang turun ke peringkat kedua dengan 40 poin.

Analisis Strategi Rahmad Darmawan

Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan (RD), mengakui bahwa timnya sebenarnya mencoba mengambil inisiatif sejak awal laga dengan menerapkan garis pertahanan tinggi. Namun, rencana tersebut terkendala oleh masalah kedisiplinan posisi pemain di lapangan.

“Kami mencoba bermain dengan pertahanan tinggi dan sempat berhasil dalam proses build-up. Sayangnya, masalah utama hari ini adalah konsistensi jarak antarlini yang tidak terjaga dengan baik,” ujar RD pasca-pertandingan.

Ketidakteraturan jarak ini membuat lini tengah PSS Sleman dengan mudah memenangkan duel bola kedua (second ball). Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Super Elang Jawa untuk terus menekan hingga akhirnya pertahanan Persipura jebol di akhir babak pertama.

Tanggung Jawab Pelatih dan Motivasi Bangkit

Meski telah melakukan perubahan taktik di babak kedua melalui pergantian pemain, Persipura tetap gagal mengejar ketertinggalan. RD secara ksatria mengambil tanggung jawab penuh atas hasil minor tersebut dan meminta anak asuhnya untuk segera bangkit.

“Kekalahan ini adalah tanggung jawab saya sebagai pelatih. Kami tidak boleh putus asa. Justru ini harus menjadi suntikan motivasi ekstra untuk tampil lebih garang di laga-laga berikutnya,” tegas mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Alarm Pengingat dari Reno Salampessy

Senada dengan sang pelatih, pemain sayap Persipura, Reno Salampessy, menganggap kekalahan ini sebagai teguran keras bagi tim. Menurutnya, persaingan menuju tiket promosi ke BRI Super League semakin ketat dan tidak ada ruang untuk bersantai.

“Ini mungkin bukan hasil yang kami harapkan, tapi kekalahan ini membuat kami tersadar bahwa semua tim sangat siap memperebutkan posisi ke kasta tertinggi. Ini menjadi alarm agar kami lebih siap dan tidak meremehkan situasi ke depannya,” pungkas Reno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *