liganusantara.com – ,Jakarta PSBS Biak akan melakoni pertandingan penting pada pekan ke-24 Liga 1 Indonesia. Tim berjuluk Badai Pasifik tersebut dijadwalkan bertandang ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Pelatih PSBS, Marian Mihail, menilai laga ini akan menjadi tantangan berat bagi timnya. Menurutnya, Persik memiliki gaya permainan teknis yang rapi, apalagi ditangani pelatih asal Spanyol, Marcos Reina Torres.
Mihail menjelaskan bahwa gaya bermain Persik cukup mirip dengan beberapa tim lain seperti PSIM Yogyakarta dan Persita Tangerang, yang dikenal mengandalkan permainan teknis. Kondisi ini membuat pertandingan diprediksi tidak mudah bagi PSBS.
Saat ini PSBS masih berada di zona degradasi, tepatnya posisi ke-16 dengan koleksi 18 poin. Sementara itu, Persik Kediri berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 26 poin.
Persik Dinilai Bermain Lebih Lepas

Mihail menilai posisi Persik yang relatif aman di klasemen membuat tim berjuluk Macan Putih bisa tampil tanpa tekanan besar. Situasi tersebut membuat mereka berpotensi bermain lebih percaya diri di lapangan.
Ia menambahkan bahwa timnya saat ini terus melakukan evaluasi, terutama dalam memperbaiki kelemahan di sektor pertahanan yang masih menjadi perhatian dalam beberapa pertandingan terakhir.
Pelatih asal Rumania tersebut juga menyinggung perbedaan tekanan mental antara tim papan bawah dan tim yang berada di posisi lebih aman. Menurutnya, klub seperti Persis Solo, Semen Padang FC, dan Madura United merasakan tekanan lebih besar karena masih berjuang keluar dari zona berbahaya.
Sebaliknya, tim seperti PSIM Yogyakarta, Persita Tangerang, serta Persik Kediri dinilai bisa tampil lebih sabar dan fokus pada permainan karena tidak terlalu dibayangi ancaman degradasi.
Skuad PSBS Dalam Kondisi Lengkap

Meski menghadapi tekanan, PSBS mendapatkan kabar positif menjelang pertandingan. Mihail memastikan timnya datang ke Kediri dengan kondisi skuad yang lengkap.
Beberapa pemain yang sebelumnya absen kini sudah kembali bergabung, termasuk Mohcine Hassan yang mulai pulih dari cedera. Meski belum dipastikan bermain sejak menit awal, kehadirannya dinilai memberikan tambahan kekuatan bagi tim.
Selain itu, George Brown juga siap memperkuat sisi kanan pertahanan. Dengan komposisi pemain yang lebih lengkap, Mihail berharap timnya memiliki lebih banyak opsi taktik selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, salah satu masalah yang dihadapi PSBS dalam beberapa laga terakhir adalah kurangnya kedalaman skuad, terutama dari pemain cadangan yang bisa menjaga ritme permainan hingga akhir pertandingan.
PSBS Bertekad Akhiri Tren Buruk
Sementara itu, bek PSBS asal Korea Selatan, Hwang Myung-hyun, menegaskan timnya datang ke Kediri dengan tekad kuat untuk meraih kemenangan.
Ia mengakui PSBS sudah cukup lama tidak merasakan kemenangan, sehingga pertandingan ini menjadi kesempatan penting untuk bangkit.
Terakhir kali Badai Pasifik meraih tiga poin adalah saat mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 4-1 pada pekan ke-17 kompetisi, tepatnya pada 12 Januari lalu. Sejak saat itu, PSBS belum mampu kembali meraih kemenangan.








