Liganusantara.com, Jakarta – Persib Bandung menutup putaran pertama BRI Super League 2025/2026 dengan hasil menggembirakan setelah berhasil mengamankan posisi teratas klasemen. Gelandang Persib, Eliano Reijnders, menyambut capaian tersebut dengan sikap realistis dan menegaskan pentingnya menjaga fokus hingga akhir musim.
Maung Bandung mengoleksi total 38 poin dari paruh pertama kompetisi. Meski berada di puncak, Reijnders menilai perjalanan musim masih panjang dan menuntut konsistensi penuh dari seluruh tim.
“Tentu rasanya menyenangkan bisa berada di posisi ini, tapi perjalanan masih jauh. Kami harus tetap fokus dan bekerja keras,” ujar Reijnders di Bandung, Sabtu (17/1/2026).
Menurut pemain bernomor punggung 2 tersebut, status pemuncak klasemen bukanlah tujuan akhir, melainkan bekal penting untuk menjaga performa di putaran kedua.
Jeda Kompetisi Jadi Momentum Pemulihan

Reijnders juga menyinggung kondisi skuad Persib usai putaran pertama. Ia memastikan kondisi tim relatif baik meski masih ada beberapa pemain yang belum kembali bergabung dalam sesi latihan.
Jeda kompetisi yang berlangsung hampir satu pekan dinilai sangat membantu proses pemulihan fisik pemain sebelum kembali bertanding di putaran kedua.
“Saya rasa kondisi tim cukup bagus. Kami punya waktu hampir satu minggu sebelum laga berikutnya di akhir pekan. Itu sangat membantu persiapan,” jelasnya.
Dukungan Bobotoh Jadi Faktor Penting

Selain performa di lapangan, Reijnders menekankan peran besar Bobotoh dalam menjaga semangat tim. Dukungan suporter, terutama saat laga kandang, disebut menjadi suntikan energi tambahan bagi para pemain.
“Bobotoh selalu memberikan dukungan luar biasa. Itu sangat berarti bagi kami dan kami membutuhkannya sampai akhir musim,” ucap Reijnders.
Dengan performa yang relatif stabil dan sokongan penuh dari suporter, Persib berharap mampu mempertahankan posisi di papan atas hingga kompetisi berakhir.
Persib Bandung dijadwalkan mengawali putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada 25 Januari 2026.












