Liganusantara.com, Persebaya Surabaya memilih untuk tidak terlalu memikirkan peluang menembus empat besar klasemen sementara Super League 2025/2026. Tim berjuluk Bajul Ijo itu lebih memprioritaskan kemenangan saat menjamu Bhayangkara FC.
Saat ini Persebaya mengoleksi 35 poin dan berada di peringkat keempat, terpaut dua angka dari Malut United. Tambahan tiga poin pada laga yang digelar Sabtu (14/2/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo bisa membuka peluang untuk memperbaiki posisi di papan atas.
Meski demikian, kemenangan saja belum cukup menjamin lonjakan posisi. Persebaya masih bergantung pada hasil pertandingan lain, di mana Malut United harus menelan kekalahan saat menghadapi Persijap Jepara.
Pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa timnya tidak ingin terjebak pada berbagai kemungkinan tersebut. Ia meminta anak asuhnya fokus sepenuhnya pada pertandingan terdekat tanpa memikirkan skenario klasemen.
Menurut Tavares, Bhayangkara FC tetap menjadi lawan yang patut diwaspadai. Pada pertemuan sebelumnya, Persebaya sempat unggul hingga menjelang akhir laga, tetapi kebobolan lewat situasi lemparan ke dalam dan harus puas berbagi poin.
Ia menilai kekuatan Bhayangkara kini berbeda karena adanya perombakan skuad di putaran kedua. Kehadiran sejumlah pemain baru dan berpengalaman membuat lawan dinilai lebih solid dibanding pertemuan pertama.
Karena itu, Tavares menekankan pentingnya kerja keras dan konsentrasi penuh sepanjang pertandingan. Ia ingin timnya membuktikan kualitas di atas lapangan untuk mengamankan tiga poin, tanpa bergantung pada hasil tim lain.












