Liga Indonesia 2025/2026NEWSOlahragaSepakbolaSKOR TERKINITRENDING

Penyebab Malut United Gagal Meraih Kemenangan atas Semen Padang di Super League 2025-2026

×

Penyebab Malut United Gagal Meraih Kemenangan atas Semen Padang di Super League 2025-2026

Sebarkan artikel ini
Penyebab Malut United Gagal Meraih Kemenangan atas Semen Padang di Super League 2025-2026
Penyebab Malut United Gagal Meraih Kemenangan atas Semen Padang di Super League 2025-2026

Liganusantara.com – Pelatih Malut United, Hendri Susilo, mengaku tetap bersyukur meski timnya gagal membawa pulang tiga poin saat bertandang ke markas Semen Padang. Menurutnya, hasil imbang sudah cukup berarti bagi Laskar Kie Raha dalam laga tandang tersebut.

“Hasil pertandingan ini cukup adil dan permainan berjalan menarik. Alhamdulillah kami bisa mendapatkan poin di Padang,” ujar Hendri dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

1. Malut United Tampil Menekan di Babak Pertama

Malut United langsung menunjukkan permainan agresif sejak awal pertandingan yang digelar di Stadion Gelora H. Agus Salim, Jumat malam (20 Februari 2026). Strategi menyerang mereka berjalan efektif, terbukti dari dua gol yang tercipta dari enam percobaan tembakan pada babak pertama.

Gol pembuka dicetak oleh Tyronne Del Pino pada menit ke-22. Keunggulan tim tamu kemudian bertambah lewat sundulan Nilson Junior pada menit ke-39 setelah menerima umpan dari Igor Inocencio.

Hendri Susilo menilai performa timnya di paruh pertama mencerminkan kerja keras para pemain. Safrudin Tahar dan rekan-rekannya mampu unggul dua gol meski laga berjalan terbuka. Sementara itu, Semen Padang juga tampil agresif dengan delapan tembakan, empat di antaranya mengarah ke gawang.

2. Semen Padang Bangkit di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan. Tim tuan rumah sukses mencetak dua gol balasan dari enam percobaan tembakan, dengan empat peluang tepat sasaran yang menguji kiper Malut United, Alan José Bernardon.

Alan tampil impresif dengan tujuh penyelamatan, namun tetap kebobolan dua gol. Situasi Malut United semakin sulit setelah Safrudin Tahar harus meninggalkan lapangan karena menerima kartu kuning kedua menjelang akhir pertandingan.

“Semen Padang melakukan perubahan strategi di babak kedua. Mereka bermain lebih terbuka dan menaikkan tempo permainan,” kata Hendri Susilo.

Hasil imbang ini membuat Malut United tetap berada di posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 41 poin.

“Secara perhitungan, hasil ini kurang menguntungkan bagi kami. Tapi begitulah sepak bola,” tambah Hendri.

Jadwal Berikutnya

Usai laga melawan Semen Padang, Malut United akan menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-23 Super League 2025-2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha pada Selasa, 24 Februari 2026, pukul 19.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *