BRI SUPER LEGUEKLASEMENLiga Indonesia 2025/2026NasionalOlahragaPrediksi dan AnalisisSepakbolaTransfer pemain

Pelatih Borneo FC Tak Banyak Berkomentar soal Hijrahnya Fajar Fathurrahman ke Persija

×

Pelatih Borneo FC Tak Banyak Berkomentar soal Hijrahnya Fajar Fathurrahman ke Persija

Sebarkan artikel ini
Pelatih Borneo FC Tak Banyak Berkomentar soal Hijrahnya Fajar Fathurrahman ke Persija
Pelatih Borneo FC Tak Banyak Berkomentar soal Hijrahnya Fajar Fathurrahman ke Persija

Liganusantara.com, Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, memberikan respons datar terkait kepindahan Fajar Fathurrahman ke Persija Jakarta, klub yang kini menjadi pesaing langsung dalam perburuan gelar Super League.

Memasuki putaran kedua kompetisi, Borneo FC tampil dengan komposisi skuad yang mengalami perubahan. Salah satu yang paling mencolok terjadi di sektor bek kanan, menyusul hengkangnya Fajar Fathurrahman yang justru bergabung dengan rival papan atas, Persija Jakarta.

Menjelang laga pekan ke-18 melawan Persis Solo, Lefundes menanggapi situasi tersebut dalam konferensi pers yang digelar Kamis (22/1/2026). Ia mengakui kepergian Fajar memberi dampak pada timnya.

“Untuk pemain lokal, kami memang kehilangan Fajar. Dia sebelumnya merupakan bagian penting dari tim,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.

Lefundes menambahkan bahwa perubahan komposisi pemain membuat wajah timnya kini berbeda dibandingkan putaran pertama. Namun, ia menegaskan fokus utama tetap pada persiapan tim.

Saat ditanya soal keputusan Fajar memilih Persija, Lefundes menyebut pihak klub sebenarnya sudah berusaha mempertahankan pemain berusia 23 tahun itu. Namun, negosiasi tidak menemui titik temu.

“Kontrak Fajar memang sudah berakhir. Sejak awal saya tahu dia hanya bisa bersama kami setengah musim,” jelasnya.

“Kami mencoba memperpanjang, tapi proses negosiasi antara manajemen dan agennya tidak berhasil. Akhirnya dia memilih bergabung dengan Persija,” lanjut Lefundes.

Meski demikian, Lefundes menilai Fajar juga tidak akan langsung mendapat tempat utama di klub barunya. Ia menyebut persaingan di skuad Persija cukup ketat.

“Sekarang saya fokus ke Borneo. Tugas kami adalah mencari solusi dan pengganti yang tepat. Di Persija pun dia harus bersaing dengan pemain lain agar bisa bermain,” ucapnya.

Terkait persaingan di papan atas Super League, Lefundes tetap optimistis meski kekuatan rival bertambah. Menurutnya, dinamika klasemen masih bisa berubah hingga akhir musim.

“Saat ini persaingan melibatkan Persib, Persija, dan Malut. Tapi dalam kompetisi, posisi bisa naik dan turun,” katanya.

“Masih ada 17 pertandingan tersisa. Harapannya kami bisa menyelesaikan musim di posisi terbaik,” tambahnya.

Borneo FC akan mengawali putaran kedua Super League dengan menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan, Jumat (23/1/2026). Saat ini, Pesut Etam menempati peringkat kedua klasemen sementara, hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *