Berita viral Sepak bolaBOLATAIMENTBRI SUPER LEGUELiga Indonesia 2025/2026NEWSPersib Bandung,SepakbolaTRENDING

Panas Usai Laga! Mauricio Souza Bongkar Pemicu Keributan dengan Gabi dan Marcos Santos

×

Panas Usai Laga! Mauricio Souza Bongkar Pemicu Keributan dengan Gabi dan Marcos Santos

Sebarkan artikel ini
Panas Usai Laga! Mauricio Souza Bongkar Pemicu Keributan dengan Gabi dan Marcos Santos
Panas Usai Laga! Mauricio Souza Bongkar Pemicu Keributan dengan Gabi dan Marcos Santos

Liganusantara.com, Jakarta – Kekalahan Persija Jakarta dari Arema FC pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 tidak hanya meninggalkan duka di papan skor, tetapi juga diwarnai ketegangan di pinggir lapangan. Pelatih Macan Kemayoran, Mauricio Souza, akhirnya buka suara terkait perselisihan yang melibatkan dirinya dengan penyerang Arema FC, Gabriel Silva (Gabi), dan pelatih Singo Edan, Marcos Santos.

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (8/2), Persija dipaksa menyerah 0-2 melalui dua gol Gabi di menit-menit krusial. Namun, suasana memanas justru memuncak sesaat setelah wasit Thoriq Alkatiri mengakhiri pertandingan.

Selebrasi Provokatif Gabi Jadi Pemicu

Mauricio Souza mengungkapkan bahwa tensi mulai tidak terkendali setelah gol kedua Arema tercipta. Ia menilai Gabi melakukan tindakan yang tidak profesional dan provokatif di hadapan bangku cadangan Persija.

“Sebenarnya laga ini berjalan normal sebagai duel dua tim besar. Namun, setelah gol kedua, Gabriel melakukan gestur yang sangat tidak pantas. Dia sengaja menoleh ke arah saya dan bench kami sambil merayakan gol dengan ekspresi yang mengejek,” jelas Souza dalam konferensi pers.

Kecewaan Souza terhadap Mantan Anak Didik

Hal yang membuat Souza semakin geram adalah hubungan masa lalu mereka. Souza ternyata pernah melatih Gabi saat keduanya masih berada di tim Flamengo U-20 (2017-2018). Baginya, tindakan pemain asal Brasil itu sangat melukai rasa hormat antara pelatih dan mantan pemain.

“Sangat tidak sopan, apalagi dia pernah menjadi anak didik saya di Brasil. Saya sampai meminta bantuan Dalberto (pemain Arema) untuk menasihati rekannya itu agar lebih menghargai lawan,” tegas pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Konfrontasi dengan Marcos Santos

Tak hanya dengan Gabi, Souza juga terlibat adu mulut dengan kolega seprofesinya, Marcos Santos. Souza menuding pelatih Arema itu mencoba mengelak dari fakta yang terjadi di lapangan dan justru menunjukkan sikap arogan.

“Kami berdebat hebat karena dia tidak mau mengakui kejadian itu. Marcos Santos bersikap sok berani, mengulangi perilaku serupa seperti pada putaran pertama lalu saat ofisial mereka mendatangi bangku cadangan kami dan memaki asisten saya,” beber Souza.

Meski diliputi kekesalan, Mauricio Souza mencoba berlapang dada dan menganggap insiden tersebut sebagai bumbu pertandingan. “Ini bagian dari dinamika sepak bola. Terlepas dari itu, saya ucapkan selamat kepada Arema atas kemenangannya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *