BRI SUPER LEGUEKLASEMENLiga Indonesia 2025/2026NEWSPersib Bandung,Prediksi dan AnalisisSepakbolaTOPSKORTRENDING

Misi Hat-trick Persib Bandung: Menjaga Fokus di Puncak Klasemen dan Melawan Ego Sendiri

×

Misi Hat-trick Persib Bandung: Menjaga Fokus di Puncak Klasemen dan Melawan Ego Sendiri

Sebarkan artikel ini
Misi Hat-trick Persib Bandung: Menjaga Fokus di Puncak Klasemen dan Melawan Ego Sendiri
Misi Hat-trick Persib Bandung: Menjaga Fokus di Puncak Klasemen dan Melawan Ego Sendiri

Liganusantara.com, Jakarta – Ambisi Persib Bandung untuk mengukir sejarah baru di BRI Super League 2025/2026 kian membara. Setelah sukses menyabet gelar juara dalam dua musim beruntun (back-to-back), kini skuat asuhan Bojan Hodak membidik target yang lebih prestisius: gelar juara ketiga secara berturut-turut alias hat-trick.

Hingga pekan ke-23, Maung Bandung masih kokoh di pucuk pimpinan dengan raihan 54 poin. Marc Klok dan kawan-kawan unggul tipis dari rival abadi mereka, Persija Jakarta (51 poin), serta Borneo FC Samarinda (50 poin) yang mengintai di posisi ketiga.

Fokus pada Apa yang Bisa Dikendalikan

Menanggapi persaingan yang semakin ketat di papan atas, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menekankan bahwa musuh terbesar Persib saat ini bukanlah kekuatan lawan, melainkan konsistensi mereka sendiri.

“Kita selalu memegang prinsip: kontrol apa yang bisa kita kontrol. Hal-hal di luar itu, kita serahkan kepada Yang Maha Kuasa,” ujar Adhitia melalui kanal YouTube Liputan6Sport.

Menurutnya, kegagalan sebuah tim untuk juara sering kali disebabkan oleh kelalaian dalam menjaga performa internal, bukan sekadar faktor kehebatan lawan. “Fokus utama kami sekarang adalah memaksimalkan segala aspek yang ada dalam jangkauan kendali tim. Itu saja,” tambahnya.

Ibarat Balapan: Jangan Terlalu Sering Menoleh ke Belakang

Adhitia memberikan perumpamaan menarik mengenai posisi Persib saat ini. Berada di peringkat pertama ibarat seorang pembalap yang memimpin di barisan terdepan.

“Kalau kita sedang memimpin balapan, fokus utamanya bukan melihat siapa yang ada di belakang, tapi bagaimana memastikan mesin tetap prima dan kendali tetap stabil. Memang perlu tahu posisi pesaing, tapi jangan sampai itu merusak konsentrasi kita untuk tetap berada di depan,” jelasnya.

Waspadai Kekuatan Persija dan Borneo FC

Meski mengutamakan evaluasi internal, manajemen Persib tetap menaruh rasa hormat dan kewaspadaan tinggi terhadap performa Persija dan Borneo FC. Adhitia memuji gaya main agresif yang diusung Macan Kemayoran serta mentalitas pantang menyerah Pesut Etam.

“Kami sangat mengapresiasi progres Borneo dan Persija. Persija memainkan sepak bola menyerang yang atraktif, sementara Borneo punya barisan pemain yang bisa menjadi pembeda (game changer), terutama di menit-menit akhir laga,” ungkapnya.

Menutup keterangannya, Adhitia mengingatkan agar skuat Persib tetap membumi dan tidak melakukan kesalahan sekecil apa pun di sisa musim ini. “Intinya, kami jangan sampai terpeleset di saat-saat krusial.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *