liganusantara.com – ,Jakarta Pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengaku kecewa setelah timnya hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Persis Solo pada pekan ke-21 BRI Super League. Laga tersebut berlangsung di Stadion Manahan, Jumat (13/2/2026) sore WIB.
Sejak awal pertandingan, duel berlangsung sengit. Madura United berhasil menggagalkan peluang emas tuan rumah lewat penalti cepat. Eksekusi Roman Paparyga mampu ditebak dengan baik oleh kiper M. Diky Indrayana.
Keberhasilan tersebut menjadi titik balik bagi Laskar Sape Kerrap. Mereka membuka keunggulan melalui tendangan 12 pas Junior Brandao. Namun, Paparyga menebus kegagalannya dengan mencetak gol penyeimbang menjelang turun minum.
Pada babak kedua, Madura United kembali memimpin berkat gol Jorge Mendonca. Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan lama. Gol Dusan Mijic di menit ke-66 membuat skor kembali imbang 2-2 hingga peluit panjang dibunyikan.
Carlos Parreira menilai pertandingan berlangsung menarik dan menghibur.
“Saya pikir laga ini sangat bagus untuk kedua tim. Para suporter pasti menikmati karena kedua tim sama-sama bermain dengan ambisi menang,” ujarnya.
Meski demikian, ia menyayangkan timnya gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.
“Kami sudah unggul, tetapi di menit-menit akhir mereka bisa menyamakan skor. Ini harus menjadi pelajaran penting bagi kami,” tambahnya.
Posisi Masih Rawan, Jadwal Semakin Menantang

Tambahan satu poin belum cukup mengangkat posisi Madura United dari ancaman papan bawah. Mereka kini menempati peringkat ke-14 dengan koleksi 19 poin, hanya terpaut empat angka dari zona degradasi.
Performa tim juga belum konsisten. Dalam enam pertandingan terakhir, Madura United belum meraih kemenangan. Situasi ini membuat tekanan semakin besar, terlebih jadwal berikutnya tidak mudah.
Selama bulan Ramadan, mereka harus menghadapi tim-tim kuat seperti Arema FC, Persib Bandung, Malut United, dan Persita Tangerang.
Siap Hadapi Siapa Pun

Menanggapi jadwal padat dan berat tersebut, Carlos Parreira menegaskan timnya tidak akan gentar. Ia menyebut anak asuhnya siap menghadapi siapa pun.
“Kami memahami situasinya. Kami tidak bisa memilih lawan. Semua harus kami hadapi dan kami siap untuk itu,” tegasnya.
Ia juga optimistis performa tim terus menunjukkan perkembangan dari laga ke laga.
“Setiap pertandingan membuat kami semakin kuat. Saya percaya kami bisa tampil lebih baik saat menghadapi Arema nanti,” pungkasnya penuh keyakinan.









