liganusantara.com-Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan unik saat menjamu Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta. Negara asal kawasan CONCACAF itu menjadi salah satu peserta turnamen persahabatan internasional yang juga melibatkan Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Bagi sebagian besar penggemar sepak bola Tanah Air, nama Saint Kitts and Nevis mungkin belum terlalu familiar. Namun, memori publik Indonesia kerap mengaitkan negara kepulauan Karibia tersebut dengan sosok Keith Kayamba Gumbs, striker legendaris yang pernah bersinar di Liga Indonesia.
Keith Gumbs dikenal sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Saint Kitts and Nevis dengan koleksi 24 gol. Di Indonesia, ia pernah menjadi idola bersama Sriwijaya FC dan Arema FC, memperkuat dua klub besar tersebut selama kurang lebih enam musim.
Pernah Tembus 73 Besar Dunia
Dalam pembaruan peringkat FIFA per 19 Januari 2026, Saint Kitts and Nevis menempati posisi ke-154 dunia. Meski kini berada di papan bawah ranking global, The Sugar Boyz—julukan timnas mereka—pernah mencatat pencapaian impresif dengan menembus peringkat 73 dunia pada Oktober 2016.
Julukan The Sugar Boyz lahir dari sejarah panjang industri tebu yang menjadi identitas utama Pulau Saint Kitts. Meski belum pernah tampil di Piala Dunia, tim ini menorehkan sejarah penting dengan lolos ke CONCACAF Gold Cup 2023 untuk pertama kalinya.
Prestasi terbaik mereka di kawasan Karibia terjadi pada 1997 ketika berhasil melangkah ke final Caribbean Cup. Kala itu, dua gol Keith Gumbs membawa Saint Kitts and Nevis menyingkirkan Grenada di semifinal, sebelum akhirnya takluk dari Trinidad dan Tobago di partai puncak.
Catatan Performa Terbaru
Saint Kitts and Nevis dikenal cukup aktif melakukan laga uji coba lintas benua. Mereka pernah bertandang ke Eropa untuk menghadapi Andorra dan Estonia, serta menjajal kekuatan India di Mumbai dalam turnamen persahabatan internasional.
Menatap laga melawan Indonesia, The Sugar Boyz diprediksi membawa skuad yang didominasi pemain kompetisi domestik. Lini serang mereka layak diwaspadai, terutama berkat kehadiran Tiquanny Williams yang telah mencetak 11 gol untuk tim nasional.
Sepanjang tahun 2025, Saint Kitts and Nevis mencatatkan performa yang cukup beragam. Dari 10 pertandingan yang dijalani, mereka meraih empat kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kali kalah. Kemenangan diraih saat menghadapi Anguilla serta tiga kali mengalahkan Saint Martin, sementara kekalahan datang dari Saint Vincent and the Grenadines, Trinidad and Tobago, Grenada, dan Belize.
Pertemuan melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 diprediksi menjadi ujian menarik bagi Timnas Indonesia, sekaligus kesempatan mengukur kekuatan melawan tim dari kawasan berbeda.












