Liganusantara.com, Malut United memilih bersikap waspada jelang lawatan ke markas Semen Padang pada pekan ke-22 Super League. Pertandingan akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (20/2/2026) pukul 21.00 WIB atau 23.00 WIT.
Secara klasemen, kedua tim terpaut cukup jauh. Malut United menempati posisi keempat dengan 40 poin, sementara Semen Padang berada di peringkat ke-16 dengan koleksi 15 angka. Meski di atas kertas lebih diunggulkan, tim tamu menilai laga ini menyimpan potensi jebakan.
Adaptasi Laga Malam di Bulan Ramadan
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menyoroti faktor adaptasi sebagai tantangan pertama. Laga kontra Semen Padang menjadi pertandingan perdana timnya di bulan Ramadan, dengan waktu kick-off yang berlangsung malam hari.
Menurut Hendri, perubahan ritme pertandingan membutuhkan penyesuaian fisik dan mental pemain. Namun, ia optimistis skuadnya mampu beradaptasi karena dihuni pemain-pemain profesional yang terbiasa menghadapi berbagai situasi.
Rekam Jejak Kurang Apik Lawan Tim Papan Bawah
Selain faktor adaptasi, Malut juga mewaspadai tren kurang menguntungkan saat menghadapi tim yang posisinya berada di bawah mereka. Dari lima kekalahan yang diderita sepanjang Super League 2025-2026, empat di antaranya terjadi saat menghadapi tim dengan peringkat lebih rendah.
Malut sempat kalah 0-2 dari PSIM Yogyakarta pada 30 Agustus, kemudian tumbang 1-2 dari Persik Kediri pada 12 September 2025. Kekalahan serupa juga dialami saat berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada 10 Januari 2026, serta secara mengejutkan takluk 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 31 Januari lalu.
Hendri menegaskan tidak ada perbedaan pendekatan menghadapi tim papan atas maupun papan bawah. Ia meminta anak asuhnya tetap fokus agar tak kembali terpeleset.
Motivasi Tinggi Tuan Rumah
Di sisi lain, Semen Padang yang kini berjuang keluar dari zona degradasi diprediksi tampil dengan motivasi ekstra. Tim asuhan Dejan Antonic tentu ingin memanfaatkan dukungan publik sendiri.
Sepanjang 2026, Semen Padang mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan dari enam laga. Satu-satunya kemenangan diraih saat menundukkan Persita Tangerang dengan skor 1-0 pada 8 Februari lalu.
Secara statistik, Kabau Sirah mencetak enam gol dalam enam pertandingan tahun ini, dengan produktivitas tertinggi terjadi pada 15 menit akhir laga. Namun, lini pertahanan mereka sudah kebobolan 10 gol, delapan di antaranya terjadi di babak kedua.
Modal dan Catatan Pertemuan
Sementara itu, Malut United mengoleksi tiga kemenangan dan tiga kekalahan sepanjang 2026. Seluruh kemenangan diraih di kandang sendiri. Dalam periode tersebut, mereka mencetak 16 gol dan kemasukan delapan kali.
Penyerang Malut, Igor Inocencio, menegaskan seluruh pemain telah mempersiapkan diri dengan maksimal dan menatap laga ini sebagai pertandingan penting untuk menjaga posisi di papan atas.
Secara head-to-head, kedua tim sudah bertemu lima kali. Malut unggul dengan dua kemenangan, sementara Semen Padang meraih satu kemenangan dan satu laga lainnya berakhir imbang. Pada pertemuan pertama musim ini, Malut menang 1-0 lewat gol penalti Tyronne del Pino pada 25 Januari 2025.
Dengan berbagai catatan tersebut, duel di Padang diprediksi berlangsung sengit. Malut United wajib menjaga fokus penuh jika tak ingin kembali terpeleset oleh tim yang tengah berjuang bangkit.












