Liga Indonesia 2025/2026NasionalOlahragaPrediksi dan AnalisisSepakbola

Konsentrasi Buyar Usai Jeda, Madura United Gagal Amankan Kemenangan atas Arema FC

×

Konsentrasi Buyar Usai Jeda, Madura United Gagal Amankan Kemenangan atas Arema FC

Sebarkan artikel ini
Konsentrasi Buyar Usai Jeda, Madura United Gagal Amankan Kemenangan atas Arema FC
Konsentrasi Buyar Usai Jeda, Madura United Gagal Amankan Kemenangan atas Arema FC

liganusantara.com – ,Jakarta Pelatih Madura United, Carlos Parreira, mengaku kecewa setelah timnya hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Arema FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (21/2/2026).

Sempat memimpin lebih dulu lewat gol Junior Brandao menjelang turun minum, Madura United justru kehilangan kendali pertandingan pada awal babak kedua. Momentum tersebut dimanfaatkan tim tamu untuk membalikkan keadaan.

Dua gol balasan Arema lahir melalui Dalberto Belo dan Joel Vinicius, yang sukses mengeksploitasi celah di lini pertahanan tuan rumah.

Beruntung, Madura United mampu menyamakan kedudukan di menit-menit akhir. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Jordy Wehrmann, bola berhasil diselesaikan dengan baik oleh Jorge Mendonca untuk mengubah skor menjadi 2-2.

“Kami jelas tidak puas. Target kami tiga poin, bukan satu. Sejak awal kami tampil menyerang dan menciptakan banyak peluang. Sayangnya, penyelesaian akhir belum maksimal. Seharusnya kami bisa mendapatkan hasil lebih baik,” ujar Carlos.

Fokus Menurun Jadi Titik Balik Pertandingan

Sepanjang babak pertama, Madura United tampil agresif dan berani menekan. Menghadapi lawan yang sebelumnya mencatat tiga laga tanpa kebobolan, Laskar Sape Kerrap tetap memilih bermain terbuka dan menyerang.

Namun selepas jeda, intensitas dan fokus permainan menurun drastis. Situasi itu menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan.

“Kami kehilangan konsentrasi setelah istirahat. Saya harus meninjau ulang apa yang sebenarnya terjadi di lini belakang. Tidak adil jika langsung menyalahkan individu. Kami akan evaluasi secara menyeluruh,” jelasnya.

Menurut pelatih asal Brasil tersebut, kelengahan di awal babak kedua menjadi kesalahan mahal yang harus segera dibenahi agar tidak terulang di laga berikutnya.

“Kami membayar mahal karena momen itu. Dua gol bersarang dan itu membuat kami gagal menang. Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.

Tambahan Satu Angka yang Tetap Penting

Hasil imbang ini memperpanjang tren tanpa kemenangan Madura United menjadi tujuh pertandingan. Posisi mereka di klasemen pun belum aman karena hanya terpaut dua poin dari zona degradasi.

Meski kecewa gagal meraih poin penuh, Carlos tetap mengajak timnya melihat sisi positif. Ia menilai satu poin tetap berarti, apalagi diraih saat menghadapi tim yang sedang dalam performa bagus.

“Kami menghadapi tim kuat dengan catatan bagus sebelumnya. Memang ini bukan hasil ideal, tetapi setidaknya kami tidak pulang tanpa poin,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *