Liganusantara.com, Jakarta – Ajax Amsterdam selangkah lagi resmi memperkuat lini penjaga gawang mereka dengan mendatangkan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, pada bursa transfer musim dingin Januari 2026. Penjaga gawang berusia 27 tahun itu dikabarkan tengah menuju Amsterdam untuk menuntaskan proses kepindahannya.
Maarten Paes direkrut dari FC Dallas, klub Major League Soccer (MLS) yang telah ia bela selama empat musim terakhir. Selain menjadi pilihan utama di klubnya, Paes juga merupakan kiper andalan Timnas Indonesia dengan koleksi 10 caps sejak debutnya bersama skuad Garuda pada September 2024.
Menariknya, sebelum kabar transfer ke Ajax mencuat, Paes masih mengikuti agenda pramusim FC Dallas di Portugal. Ia bahkan sempat tampil dalam laga uji coba yang digelar di kawasan Algarve, lokasi pemusatan latihan klub asal Amerika Serikat tersebut.
Dengan tenggat penutupan bursa transfer Eropa yang jatuh pada Senin (2/2/2026), Ajax bergerak cepat untuk merampungkan proses administrasi dan medis sang pemain.
Detail Kesepakatan

Ajax dikabarkan harus menggelontorkan dana sekitar 1,2 juta euro, atau setara Rp24 miliar, untuk memboyong Maarten Paes dari FC Dallas. Klub raksasa Belanda itu disebut berhasil mengungguli Feyenoord yang sebelumnya sempat menunjukkan minat, namun memilih mundur dari proses negosiasi.
Paes disebut bakal meneken kontrak berdurasi tiga setengah musim bersama Ajax. Jika kesepakatan rampung, ia akan terikat kontrak hingga pertengahan 2029 sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub.
“Maarten Paes akan menyelesaikan pemusatan latihan FC Dallas di Portugal. Ia diperkirakan tiba di Amsterdam pada Rabu ini untuk menjalani tes medis sebelum menandatangani kontrak tiga setengah tahun,” tulis De Telegraaf dalam laporannya.
Persaingan di Bawah Mistar

Bergabungnya Paes ke Ajax membuka persaingan baru di posisi penjaga gawang. Musim depan, ia diprediksi bersaing dengan Joeri Heerkens untuk memperebutkan status kiper utama.
Situasi ini muncul seiring rencana kepergian Vitezslav Jaros setelah musim ini berakhir, serta Remko Pasveer yang juga dipastikan hengkang. Bahkan, Ajax masih membuka kemungkinan mendatangkan satu kiper tambahan pada bursa transfer musim panas demi meningkatkan kualitas persaingan internal.
Kembali ke Eredivisie
Kepindahan ke Ajax sekaligus menandai kembalinya Maarten Paes ke tanah kelahirannya. Ia mengawali karier profesional di NEC Nijmegen pada 2016, lalu melanjutkan perjalanan ke FC Utrecht pada 2018.
Pada 2022, Paes mengambil langkah mengejutkan dengan hijrah ke Amerika Serikat untuk memperkuat FC Dallas. Setelah empat musim berkiprah di MLS, kini ia berpeluang kembali merumput di Eredivisie bersama salah satu klub terbesar Belanda.
Kedekatan dengan lingkungan sepak bola Indonesia disebut turut memengaruhi transfer ini. Direktur Teknik Ajax, Jordi Cruyff, yang juga menjabat sebagai penasihat PSSI, dinilai memahami kualitas Paes berkat kontribusinya bersama Timnas Indonesia.
Selain itu, faktor Denny Landzaat juga disebut berperan. Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia di era Patrick Kluivert itu kini bekerja di Ajax sebagai asisten pelatih Fred Grim sejak November lalu, dan diyakini ikut memberikan rekomendasi positif terkait Paes.












