Liganusantara.com, Jakarta – Nasib kurang beruntung menyelimuti penyerang sayap Persis Solo, Febri Hariyadi. Setelah sempat memberikan harapan besar lewat laga debutnya bersama Laskar Sambernyawa, pemain berusia 30 tahun ini justru harus menepi lama akibat cedera lutut parah yang kembali kambuh.
Febri baru saja mencatatkan penampilan perdana berseragam Persis saat menjamu PSBS Biak di Stadion Manahan pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. Namun, kegembiraan itu sirna setelah ia mengalami insiden di sesi latihan yang memaksanya mengakhiri musim lebih cepat.
Kronologi Cedera: Salah Tumpuan Saat Latihan

Dokter tim Persis Solo, Iwan Wahyu Utomo, membeberkan bahwa musibah ini terjadi pada sesi latihan Rabu (25/2/2026). Saat sedang melakukan tendangan, Febri mengalami salah tumpuan yang menyebabkan lutut kirinya terkilir hingga terjatuh.
Hasil pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) menunjukkan kabar yang cukup menyesakkan. Cedera yang dialami mantan pemain Timnas Indonesia ini merupakan re-injury atau kambuhnya cedera lama.
“Hasil konsultasi dengan spesialis ortopedi mengonfirmasi bahwa Febri mengalami robekan ulang pada Anterior Cruciate Ligament (ACL) di lutut kirinya, lokasi yang sama dengan operasi yang ia jalani pada tahun 2024 lalu,” jelas dr. Iwan, Sabtu (28/2/2026).
Operasi dan Masa Pemulihan Panjang

Kondisi Febri semakin pelik karena selain masalah ACL, ditemukan juga robekan baru pada bagian meniscus. Dengan kondisi medis tersebut, meja operasi menjadi satu-satunya jalan keluar bagi pemain yang telah mengoleksi 19 caps bersama Tim Garuda ini.
Estimasi waktu yang dibutuhkan Febri untuk kembali ke lapangan hijau diperkirakan mencapai enam hingga delapan bulan. Hal ini praktis menutup peluangnya untuk tampil lagi di sisa kompetisi musim 2025/2026.
Penyesalan Milomir Seslija
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengaku sangat terpukul dengan kehilangan salah satu pemain potensialnya. Padahal, menurut Milo, Febri menunjukkan performa yang sangat impresif pada laga debutnya beberapa waktu lalu.
“Ini kabar yang sangat menyedihkan bagi tim. Febri bermain luar biasa fantastis di pertandingan pertamanya. Sangat disayangkan ia harus mengalami ini tepat setelah mulai menyatu dengan tim,” ujar pelatih yang akrab disapa Coach Milo tersebut.










