Berita viral Sepak bolaBRI SUPER LEGUEHiburanKualifikasi Piala Dunia 2026Liga Indonesia 2025/2026SepakbolaSKOR TERKINITimnas IndonesiaTRENDING

Deretan Catatan Menarik Usai Paruh Musim BRI Super League 2025/2026

×

Deretan Catatan Menarik Usai Paruh Musim BRI Super League 2025/2026

Sebarkan artikel ini
BRI Super League 2025/2026
BRI Super League 2025/2026

Liganusantara.com, Jakarta – Putaran pertama BRI Super League 2025/2026 resmi berakhir. Laga kemenangan Dewa United atas Persijap Jepara dengan skor 3-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (12/1/2026) malam WIB, menjadi penanda tuntasnya paruh musim kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Selama 17 pekan berjalan, berbagai kejutan mewarnai persaingan liga. Bukan hanya di papan atas klasemen, drama juga tersaji di zona tengah hingga dasar klasemen. Sejumlah tim tampil melampaui ekspektasi, sementara beberapa unggulan justru mengalami penurunan performa.

Persib Bandung konsisten menjaga performa impresif hingga paruh musim, berbanding terbalik dengan Borneo FC yang perlahan kehilangan dominasinya. Berikut rangkuman fakta menarik sepanjang putaran pertama BRI Super League 2025/2026.

Persib Bandung Tutup Paruh Musim di Puncak

Persib Bandung sukses mengunci status juara paruh musim. Maung Bandung mengoleksi 38 poin hasil dari 12 kemenangan, dua kali imbang, dan tiga kekalahan dari total 17 pertandingan.

Tak hanya unggul dari sisi poin, Persib juga tampil solid di lini belakang. Tim asuhan Bojan Hodak tercatat sebagai tim dengan pertahanan paling kokoh setelah hanya kebobolan 11 gol sepanjang putaran pertama.

Kontribusi pemain asing menjadi salah satu kunci konsistensi Persib. Uilliam memimpin daftar pencetak gol internal dengan tujuh gol, disusul Andrew Jung yang mengemas empat gol. Sementara Luciano Guaycochea, Ramon Tanque, dan Federico Barba sama-sama menyumbang tiga gol.

Bomber Asing Mendominasi Daftar Top Skor

Tradisi penyerang asing menguasai papan top scorer kembali terlihat musim ini. Hingga paruh musim, lima besar pencetak gol sementara seluruhnya diisi pemain impor.

Maxwell (Persija Jakarta) dan Dalberto (Arema FC) memimpin daftar dengan koleksi masing-masing 10 gol. Di bawahnya, winger Borneo FC Mariano Peralta mencatatkan sembilan gol.

Dua nama lain yang tak kalah produktif adalah David da Silva (Malut United) serta Bruno Moreira (Persebaya Surabaya), yang sama-sama mencetak tujuh gol hingga pekan ke-17.

Hendri Susilo Jadi Satu-satunya Pelatih Lokal di Jalur Juara

Persaingan menuju gelar juara masih terbuka lebar dengan lima tim bersaing ketat di papan atas. Persib Bandung memimpin dengan 38 poin, dibayangi Borneo FC (37 poin), Persija Jakarta (35 poin), Malut United (34 poin), dan Persita Tangerang (31 poin).

Menariknya, dari lima tim tersebut, hanya Malut United yang ditangani pelatih lokal. Hendri Susilo menjadi satu-satunya juru taktik Indonesia yang mampu membawa timnya bersaing di papan atas.

Sementara itu, empat pesaing lainnya ditangani pelatih asing seperti Bojan Hodak (Persib), Fabio Lefundes (Borneo FC), Mauricio Souza (Persija), dan Carlos Pena (Persita).

PSIM Yogyakarta Curi Perhatian di Musim Debut

PSIM Yogyakarta menjadi salah satu kejutan terbesar musim ini. Berstatus tim promosi, Laskar Mataram justru mampu tampil kompetitif dan mencatatkan hasil terbaik dibanding klub debutan lainnya.

Skuad asuhan Jean-Paul van Gastel menutup paruh musim di posisi yang lebih baik dibanding Bhayangkara FC yang berada di peringkat kesembilan dengan 22 poin, serta Persijap Jepara yang terpuruk di dasar klasemen dengan sembilan poin.

Dari 17 laga, PSIM membukukan delapan kemenangan, enam hasil imbang, dan hanya tiga kali kalah. Mereka mencetak 23 gol dan kebobolan 18 kali—catatan impresif untuk tim pendatang baru.

Malut United Jadi Tim Paling Produktif

Selain bersaing di papan atas, Malut United juga menyandang predikat tim paling subur di putaran pertama. Laskar Kie Raha mencetak total 33 gol, unggul dari Persija Jakarta (32 gol) dan Borneo FC (31 gol).

Produktivitas tersebut lahir dari sejumlah kemenangan dengan margin besar. Malut United tercatat pernah mengalahkan Dewa United (3-1), Madura United (4-1), Persis Solo (3-1), hingga pesta gol saat menundukkan PSBS Biak dengan skor mencolok 6-2.

Catatan ini menegaskan Malut United sebagai salah satu tim paling atraktif dan agresif sepanjang paruh musim BRI Super League 2025/2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *