Liganusantara.com, Jakarta – Meski Persib Bandung saat ini tengah nyaman menduduki takhta puncak klasemen BRI Super League 2025/2026, hal itu tidak menyurutkan optimisme pendiri sekaligus mantan Ketua Umum Jakmania, Ferry Indrasjarief. Pria yang akrab disapa Bung Ferry ini justru menilai Persija Jakarta memiliki peluang lebih besar untuk mengangkat trofi musim ini.
Persib memang baru saja memperkokoh posisi dengan raihan 47 poin usai menaklukkan Malut United. Namun, dalam kacamata Bung Ferry, persaingan menuju gelar juara bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan soal mentalitas dan sejarah klub.
Persentase Peluang: 60 Vs 40

Saat ini, Macan Kemayoran berada di urutan ketiga dengan selisih enam poin dari rival abadi mereka, Persib. Menariknya, Bung Ferry memberikan rasio peluang juara sebesar 60 persen untuk Persija dan 40 persen untuk Persib.
“Saya tetap optimistis. Hitungannya 60 persen untuk Persija, sisanya 40 persen untuk Persib,” ungkap Bung Ferry dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Bicara Bola.
Ia memaparkan tiga alasan utama mengapa Persija lebih diunggulkan:
Materi Pemain & Dukungan Suporter: Kualitas skuat yang mumpuni ditambah dorongan masif dari Jakmania yang selalu memenuhi stadion, memberikan energi tambahan bagi pemain di lapangan.
Faktor Pengalaman: Sejarah panjang klub dalam menghadapi tekanan perburuan gelar.
Ambisi yang Meluap: Skuat Persija dinilai sedang dalam kondisi sangat lapar akan gelar juara.
Rivalitas Tim Perserikatan

Bung Ferry juga menjelaskan mengapa ia tetap menempatkan Persib sebagai pesaing terberat, dibandingkan tim bertabur bintang seperti Dewa United. Menurutnya, materi pemain mewah bukan jaminan jika tidak dibarengi dengan pengalaman kompetisi yang matang.
“Secara materi, Dewa United sebenarnya sangat menakutkan. Mereka punya pemain seperti Hugo Gomes (Jaja), Alexis Messidoro, hingga Ricky Kambuaya. Tapi ternyata, nama besar klub dan jam terbang tetap berbicara,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa tim-tim eks Perserikatan seperti Persija dan Persib memiliki “napas” yang lebih kuat dalam persaingan kasta tertinggi. Bung Ferry bahkan berharap tim-tim bersejarah lainnya seperti Persebaya, PSIM, hingga PSMS Medan bisa kembali mendominasi agar atmosfer sepak bola nasional semakin kompetitif.
“Kami ingin tim-tim dengan sejarah kuat ini bangkit, supaya Liga 1 jauh lebih seru dan atmosfernya luar biasa,” pungkasnya.










