liganusantara.com – ,Jakarta Bek Persijap Jepara, Rahmat Hidayat, mendadak kolaps di lapangan saat timnya menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (21/2/2026) malam WIB.
Insiden terjadi ketika Persijap sedang membangun serangan, dan pemain berusia 23 tahun itu tiba-tiba terjatuh sambil melambaikan tangannya. Tim medis langsung memberikan pertolongan di lapangan sebelum Rahmat dibawa dengan ambulans ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Rahmat Hidayat, yang bermain sebagai starter ke-18 dari 20 pertandingan musim ini, digantikan oleh Buyung Ismu pada menit ke-67.
Kondisi Rahmat Hidayat

Persijap mengonfirmasi bahwa Rahmat mengalami hipoglikemia dan hipokalemia.
- Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah berada di bawah normal, biasanya di bawah 70 mg/dL. Glukosa berperan sebagai sumber energi utama tubuh, terutama untuk otak, sehingga kadar rendah dapat mengganggu fungsi tubuh. Kondisi ini sering dialami penderita diabetes yang menggunakan insulin atau obat penurun gula darah, namun juga bisa terjadi pada orang tanpa diabetes akibat terlambat makan, puasa lama, olahraga berat tanpa asupan cukup, atau gangguan kesehatan tertentu.
- Hipokalemia terjadi ketika kadar kalium dalam darah turun di bawah batas normal, biasanya kurang dari 3,5 mmol/L. Kalium penting untuk fungsi otot, saraf, dan ritme jantung, sehingga kekurangannya bisa memengaruhi kerja otot dan jantung.
Penjelasan Dokter Persijap
Dokter Persijap, dr. Ary Setiawan, menyatakan, “Rahmat sempat kehilangan kesadaran di lapangan. Kami melakukan pemeriksaan jantung dan saturasi oksigennya, dan kondisinya mulai membaik setelah mendapat perawatan di rumah sakit.”
Ary menambahkan, “Setelah menjalani perawatan, kami akan terus memantau selama 24 jam ke depan untuk memastikan tidak ada komplikasi serius yang muncul.”











