Berita viral Sepak bolaBRI SUPER LEGUEKLASEMENNEWSSKOR TERKINITOPSKORTRENDING

BRI Super League: Fabio Lefundes Puji Kontribusi Pemain Baru, Transfer Borneo FC Disebut Bak Pit Stop Balapan

×

BRI Super League: Fabio Lefundes Puji Kontribusi Pemain Baru, Transfer Borneo FC Disebut Bak Pit Stop Balapan

Sebarkan artikel ini
BRI Super League: Fabio Lefundes Puji Kontribusi Pemain Baru, Transfer Borneo FC Disebut Bak Pit Stop Balapan
BRI Super League: Fabio Lefundes Puji Kontribusi Pemain Baru, Transfer Borneo FC Disebut Bak Pit Stop Balapan

Liganusantara.com, Jakarta – Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengungkapkan rasa puasnya terhadap kontribusi para rekrutan anyar setelah timnya meraih kemenangan 2-1 atas PSIM Yogyakarta pada pekan ke-19 BRI Super League musim 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (1/2/2026) sore WIB.

Pada laga itu, Pesut Etam langsung memainkan empat pemain yang didatangkan pada bursa transfer paruh musim, yakni Cleylton, Kaio Nunes, Koldo Obieta, serta M. Khanafi. Keputusan tersebut dinilai Lefundes sebagai langkah penting untuk menjaga performa tim di tengah kompetisi yang berjalan ketat.

Pelatih asal Brasil itu menganalogikan pergantian pemain di tengah musim seperti pit stop dalam ajang balap. Menurutnya, tim tidak boleh berhenti, namun perubahan harus dilakukan secara cepat dan tepat agar tidak kehilangan ritme permainan.

“Di jendela transfer ini ada beberapa posisi yang perlu kami perbaiki. Bersama staf pelatih dan manajemen, kami bekerja cukup intens selama sekitar 10 hari untuk menemukan pemain yang paling sesuai dengan kebutuhan tim,” tutur Lefundes.

Ia menambahkan bahwa proses tersebut bukan hal mudah. “Situasinya seperti balapan. Mobil tetap melaju, tetapi harus masuk pit stop, mengganti ban secepat mungkin, lalu kembali ke lintasan tanpa kehilangan momentum,” jelasnya.

Kombinasi Pemain Berpengalaman dan Pendatang Baru

Lefundes juga menjelaskan bahwa dari empat pemain yang menjalani debut kontra PSIM, dua di antaranya sudah memiliki pengalaman bermain di kompetisi Indonesia. Sementara dua pemain lainnya baru pertama kali merasakan atmosfer sepak bola Tanah Air.

“Dari empat pemain yang turun di pertandingan ini, dua sudah pernah bermain di Liga Indonesia, sedangkan dua lainnya belum,” ungkapnya.

Cleylton yang dipinjam dari Persis Solo dan M. Khanafi dari Persik Kediri merupakan dua pemain yang telah mengenal kerasnya kompetisi domestik. Adapun Kaio Nunes sebelumnya bermain untuk Al-Ahli Club di Bahrain, sementara Koldo Obieta datang dari klub India, Kerala Blasters.

Tak hanya itu, Borneo FC juga mendatangkan Marcos Astina dari klub Argentina, San Telmo, serta Ardi Idrus yang dipinjam dari Bhayangkara FC. Keduanya telah mencatatkan debut lebih dulu saat menghadapi Persis Solo pada 23 Januari 2026.

Puas dengan Dampak Instan

Meski mengakui para pemain baru masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan filosofi permainan tim dan karakter kompetisi, Lefundes mengaku sangat puas dengan dampak instan yang ditunjukkan.

Kaio Nunes dan Koldo Obieta bahkan langsung mencuri perhatian dengan masing-masing mencetak gol ke gawang PSIM. Kontribusi keduanya menjadi penentu kemenangan Borneo FC pada laga tersebut.

“Saya sangat senang dengan penampilan mereka. Tentu ke depan masih ada proses adaptasi, memahami cara kerja tim dan ritme liga. Tapi saya berharap mereka bisa terus berkembang dan tampil lebih baik lagi,” ujar Lefundes.

Tambahan tiga poin dari laga ini mengantarkan Borneo FC naik ke posisi kedua klasemen sementara BRI Super League dengan total 43 poin. Sementara itu, PSIM Yogyakarta masih tertahan di peringkat ketujuh dengan raihan 30 poin.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *