Liganusantara.com, Rumor kepindahan gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, ke kompetisi domestik semakin menguat. Klub Super League 2025/2026, Dewa United, akhirnya angkat bicara dan membenarkan bahwa pihaknya memang tengah menjalin komunikasi awal dengan pemain berusia 21 tahun tersebut.
Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, tidak menampik bahwa nama Ivar Jenner masuk dalam radar transfer klub berjuluk Banten Warriors. Meski demikian, Ardian menegaskan bahwa seluruh proses masih berada dalam tahap pembicaraan dan belum ada keputusan final.
Dewa United Akui Ada Pembicaraan dengan Ivar Jenner
Isu Dewa United dekati Ivar Jenner mencuat setelah sang pemain resmi berpisah dengan klub Eredivisie Belanda, FC Utrecht, pada Senin (2/2/2026). Padahal, kontrak Ivar Jenner sejatinya masih berlaku hingga 30 Juni 2026.
Kedua belah pihak sepakat mengakhiri kerja sama lebih cepat demi kepentingan karier sang pemain. Dengan status bebas transfer, peluang Ivar Jenner untuk melanjutkan karier di Indonesia pun terbuka lebar.
Ardian Satya Negara mengungkapkan bahwa pelatih kepala Dewa United, Jan Olde Riekerink, memang membutuhkan tambahan kekuatan di sektor gelandang bertahan.
“Pelatih kepala ada bilang kepada saya bahwa dia membutuhkan pemain di posisi gelandang bertahan. Dari pembicaraan, ada nama Ivar Jenner salah satunya,” ujar Ardian secara eksklusif, Selasa (3/2/2026).
Kebutuhan Lini Tengah Jadi Alasan Utama
Walau lini tengah Dewa United saat ini sudah dihuni pemain-pemain berkualitas seperti Alexis Messidoro, Ricky Kambuaya, Theo Numberi, Hugo Gomes, dan Kafiatur Rizky, kehadiran Ivar Jenner dinilai bisa memberikan dimensi berbeda.
Sebagai gelandang modern, Ivar Jenner dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang baik, visi permainan matang, serta pengalaman bermain di level Eropa bersama FC Utrecht dan Timnas Indonesia.
Faktor tersebut membuat namanya dianggap ideal untuk skema permainan Jan Olde Riekerink di Super League musim depan.
Persib dan Persija Gagal, Dewa United Terdepan?
Sebelumnya, Ivar Jenner sempat santer dikaitkan dengan Persib Bandung dan Persija Jakarta. Namun, seiring waktu, kedua klub raksasa tersebut tidak lagi menjadi kandidat kuat tujuan berikutnya bagi sang pemain.
Kini, Dewa United menjadi klub yang paling serius dan peluangnya disebut semakin besar, terutama setelah Ivar Jenner resmi berstatus tanpa klub.
Meski demikian, Ardian memilih bersikap hati-hati dan enggan terlalu jauh berspekulasi.
“Semuanya masih pada tahap pembicaraan,” kata Ardian singkat.
Ia juga menambahkan bahwa kepastian transfer masih menunggu kehadiran langsung Ivar Jenner di Indonesia.
Berpotensi Jadi Pemain Diaspora Kedua di Dewa United
Jika negosiasi berjalan lancar dan Ivar Jenner resmi berseragam Dewa United, maka ia akan menjadi pemain diaspora kedua yang direkrut klub tersebut.
Sebelumnya, Dewa United telah mendatangkan Rafael Struick, yang direkrut dari klub Australia, Brisbane Roar. Langkah ini menunjukkan keseriusan Dewa United dalam membangun skuad kompetitif dengan memadukan pemain lokal, diaspora, dan asing.
“Ya mungkin peluang ini jadi terbuka untuk semua klub yang menginginkan Ivar Jenner. Tapi kita lihat saja nanti seperti apa,” tutup Ardian.
Ivar Jenner Masuk Gelombang Besar Pemain Diaspora Pulang ke Indonesia
Apabila kepindahan ini terealisasi, Ivar Jenner akan menjadi pemain diaspora kesembilan yang melanjutkan karier di Indonesia. Sebelumnya, sejumlah nama telah lebih dulu merumput di kompetisi domestik, seperti:
- Thom Haye
- Dion Markx
- Eliano Reijnders
- Jordi Amat
- Shayne Pattynama
- Rafael Struick
- Jens Raven
- Mauro Zijlstra
Fenomena ini menunjukkan semakin meningkatnya daya tarik Super League Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi pemain diaspora untuk mendapatkan menit bermain reguler dan berkontribusi lebih besar bagi Timnas Indonesia.
Menanti Kepastian Transfer
Hingga saat ini, publik masih menantikan kepastian apakah Dewa United benar-benar berhasil mendatangkan Ivar Jenner untuk menghadapi Super League 2025/2026. Dengan kebutuhan tim yang jelas dan status bebas transfer sang pemain, peluang tersebut terbuka, namun semua masih bergantung pada hasil akhir negosiasi.
Seperti kata Presiden Dewa United, jawabannya sederhana: lihat saja nanti.












