Liga Indonesia 2025/2026NasionalOlahragaPrediksi dan AnalisisSepakbolaTransfer pemainTRENDING

Bali United Tersendat di Putaran Kedua BRI Super League 2025/2026, Johnny Jansen Mulai Disorot

×

Bali United Tersendat di Putaran Kedua BRI Super League 2025/2026, Johnny Jansen Mulai Disorot

Sebarkan artikel ini
Bali United Tersendat di Putaran Kedua BRI Super League 2025/2026, Johnny Jansen Mulai Disorot
Bali United Tersendat di Putaran Kedua BRI Super League 2025/2026, Johnny Jansen Mulai Disorot

liganusantara.com – ,Jakarta Performa Bali United di awal putaran kedua BRI Super League 2025/2026 mengalami penurunan drastis. Situasi ini membuat pelatih asal Belanda, Johnny Jansen, berada dalam tekanan besar.

Setelah tampil solid di enam laga terakhir putaran pertama dengan catatan tanpa kebobolan—di mana kiper Mike Hauptmeijer tampil impresif—kini lini pertahanan Serdadu Tridatu justru rapuh. Dalam empat pertandingan awal putaran kedua, Bali United sudah kebobolan 10 gol.

Tak hanya itu, hasil yang diraih pun jauh dari harapan. Dari empat laga tersebut, Bali United hanya mampu mengoleksi satu poin, yakni saat bermain imbang 3-3 melawan Semen Padang FC di Stadion Dipta. Tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.

Tekanan Suporter Meningkat

Hasil negatif membuat kekecewaan suporter memuncak. Saat Bali United kalah 0-1 dari Persija Jakarta, situasi di Stadion Dipta memanas. Aksi protes terjadi, mulai dari penyalaan flare, perusakan kursi stadion, hingga lemparan sandal ke arah lapangan.

Seruan “Jeje Out” menggema dari tribun. Jeje sendiri merupakan panggilan akrab Johnny Jansen.

Menanggapi sorotan terhadap banyaknya jumlah gol yang bersarang di gawang timnya, Jansen tampak sedikit tersinggung. Ia mengingatkan bahwa saat Bali United mencatat enam laga tanpa kebobolan, tak banyak pihak yang memberi apresiasi.

Menurutnya, secara permainan timnya tidak sepenuhnya buruk. Saat menghadapi Semen Padang, tiga gol tercipta dari situasi bola mati. Sementara ketika melawan Persik Kediri, dua gol terjadi akibat miskomunikasi antarpemain.

Masa Sulit Sang Pelatih

Kondisi ini bisa menjadi periode terberat bagi Jansen sejak menangani Bali United. Beberapa pelatih asing di Indonesia, termasuk Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, pernah mengalami fase serupa ketika ekspektasi publik tak sejalan dengan hasil di lapangan.

Meski demikian, Jansen tetap percaya proses yang dijalani timnya berada di jalur yang benar. Ia juga membela para pemain anyar yang direkrut pada putaran kedua, yakni Teppei Yachida, Yusuf Meilana, dan Diego Campos.

Namun sejauh ini, kontribusi ketiganya belum maksimal. Bahkan Yusuf Meilana dinilai berperan dalam terciptanya gol tunggal Persija saat kedua tim bertemu.

Sorotan untuk Diego Campos

Kehadiran Diego Campos sejatinya disambut antusias. Ia datang dengan reputasi mentereng sebagai top skor CONCACAF Central America Cup 2024/2025 serta pengalaman bermain di Major League Soccer dan kompetisi Eropa seperti Norwegia dan Swedia.

Namun dalam tiga laga awalnya bersama Bali United, Campos belum mencetak gol dan lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Ekspektasi tinggi dari suporter membuat sorotan terhadapnya semakin tajam.

Jansen menjelaskan bahwa perbedaan kultur dan atmosfer kompetisi menjadi tantangan tersendiri bagi pemain yang baru datang, meskipun sama-sama berada di wilayah beriklim tropis.

Adaptasi Tak Bisa Instan

Menurut Jansen, pemain asing yang datang dari kompetisi berbeda membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Ia mencontohkan, meskipun suhu antara Kosta Rika dan Indonesia relatif mirip, banyak faktor lain yang membedakan—mulai dari gaya bermain hingga tekanan kompetisi.

Ia menegaskan bahwa harapan agar pemain langsung tampil gemilang sejak laga pertama bukanlah hal mudah. Sang pelatih melihat adanya perkembangan pada diri Campos, tetapi tetap menilai proses adaptasi belum sepenuhnya selesai.

Kini pertanyaannya, mampukah Bali United bangkit di sisa musim ini, atau tekanan publik akan semakin mempersempit ruang gerak Johnny Jansen?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *