Liganusantara.com, Jakarta – Awan mendung masih menggelayuti Bali United di putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Ambisi memutus rantai hasil negatif kembali gagal setelah Serdadu Tridatu dipaksa berbagi poin dengan skor kacamata 0-0 saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (28/2/2026) malam.
Hasil ini memperpanjang rekor kelam Bali United yang belum sekalipun meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir. Ironisnya, sebagai tuan rumah, Bali United justru didominasi oleh Persijap yang mencatatkan penguasaan bola hingga 58%. Dari 8 upaya serangan yang dibangun, tidak ada satu pun tembakan yang tepat sasaran ke gawang Laskar Kalinyamat.
Respons Dingin Johnny Jansen Terhadap Desakan Mundur

Performa merosot ini memicu gelombang protes dari suporter yang mendesak manajemen untuk segera mengevaluasi posisi Johnny Jansen. Meski tekanan di media sosial dan lapangan menguat, pelatih asal Belanda tersebut tampak masih tenang.
Saat disinggung mengenai masa depannya, eks pelatih PEC Zwolle ini menegaskan bahwa komunikasi dengan petinggi klub masih berjalan harmonis. “Relasi saya dengan pihak manajemen tetap solid. Terkait spekulasi itu (pemecatan), mungkin lebih tepat jika ditanyakan langsung kepada CEO Bali United, Yabes Tanuri,” ungkap Jansen dalam sesi konferensi pers usai laga.
Soroti Kinerja Wasit Asal Jepang
Meski gagal menang, Jansen berkilah bahwa performa anak asuhnya mengalami peningkatan di paruh kedua. Ia pun tak segan melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit Yudai Yamamoto. Menurutnya, ada keputusan sang pengadil yang merugikan timnya, termasuk insiden di kotak penalti Persijap yang diabaikan.
“Kami kesulitan di babak pertama, namun ada perbaikan di babak kedua dengan terciptanya beberapa peluang. Saya merasa wasit melakukan kekeliruan fatal, terutama saat pemain kami dilanggar di area terlarang namun tidak membuahkan penalti,” cetusnya.
Poin Berharga Bagi Persijap Jepara
Di sisi lain, pelatih Persijap, Mario Lemos, menyambut positif hasil imbang ini. Poin satu dari Gianyar menjadi hasil yang sangat disyukuri mengingat sulitnya mencuri poin di laga tandang dalam beberapa pekan terakhir.
“Bermain di kandang Bali United selalu menghadirkan tantangan besar. Kami sempat menekan di paruh pertama, namun pertahanan mereka cukup disiplin. Di liga ini, mendapatkan satu poin di luar kandang adalah perjuangan yang luar biasa sulit,” pungkas Lemos.









