liganusantara.com – ,Jakarta Pertandingan antara Persijap Jepara dan Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-24 dipastikan menghadirkan duel menarik bertajuk Derbi Jawa Tengah. Laga ini bukan hanya soal perebutan poin, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi dua pelatih, Mario Lemos dan Milomir Seslija.
Pertemuan kedua tim akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Kamis (5/3/2026) pukul 20.30 WIB. Kedua tim saat ini masih berjuang keluar dari ancaman zona degradasi sehingga kemenangan menjadi target mutlak.
Dalam klasemen sementara, Persijap masih berada di posisi ke-15 dengan raihan 19 poin. Sementara Persis Solo berada sedikit di bawahnya, yakni peringkat ke-17 dengan koleksi 16 poin.
Hasil pertandingan ini bisa menjadi titik penting dalam persaingan papan bawah. Tim yang mampu meraih kemenangan berpeluang besar menjauh dari zona merah dan memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Menariknya, baik Mario Lemos maupun Milomir Seslija datang ke pertandingan ini dengan catatan yang cukup positif bersama tim masing-masing. Laga Derbi Jawa Tengah ini pun menjadi ujian penting bagi keduanya.
Momentum Pembuktian Mario Lemos

Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, kembali memiliki kesempatan menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih. Sejak kembali dipercaya menangani tim, ia berhasil memberikan dampak yang cukup signifikan bagi performa Laskar Kalinyamat.
Sebelumnya, Lemos sempat dicopot dari jabatan pelatih kepala dan dialihkan menjadi direktur teknik. Namun manajemen kemudian kembali menunjuknya untuk memimpin tim dari pinggir lapangan.
Kepercayaan tersebut langsung dibayar dengan hasil positif. Persijap mampu meraih kemenangan 3-1 atas Persebaya Surabaya dan kemudian mencuri satu poin setelah menahan imbang Bali United tanpa gol pada laga tandang terakhir.
Kemenangan atas Persebaya menjadi pencapaian penting karena tim asal Surabaya itu merupakan salah satu penghuni papan atas. Selain itu, hasil tersebut juga memperpanjang rekor kemenangan kandang Persijap menjadi tiga laga berturut-turut.
Sementara hasil imbang melawan Bali United juga terasa spesial karena mengakhiri rangkaian tujuh pertandingan tandang Persijap sebelumnya yang selalu berakhir tanpa poin.
Kini, strategi Mario Lemos bersama sejumlah pemain anyar akan kembali diuji saat menghadapi Persis Solo. Jika mampu meraih hasil maksimal di laga Derbi Jateng ini, kepercayaan diri tim tentu akan meningkat dalam upaya bertahan di liga musim ini.
Laga Penentuan bagi Milomir Seslija

Di sisi lain, pertandingan ini juga sangat krusial bagi pelatih Persis Solo, Milomir Seslija. Masa depan juru taktik asal Bosnia-Herzegovina tersebut disebut-sebut sangat bergantung pada hasil laga ini.
Manajemen Persis sebelumnya memberikan target kepada Seslija untuk mengamankan enam poin dari dua pertandingan terakhir. Target tersebut mulai terpenuhi setelah Persis berhasil menaklukkan Persik Kediri dengan skor 2-1.
Kini, tantangan berikutnya adalah membawa Laskar Sambernyawa meraih kemenangan saat bertandang ke markas Persijap.
Pelatih berusia 61 tahun itu sebenarnya mulai menunjukkan peningkatan performa tim pada putaran kedua musim ini. Setelah sempat kalah dari dua tim papan atas, Persis berhasil melalui empat pertandingan terakhir tanpa kekalahan.
Dalam empat laga tersebut, Persis mengumpulkan enam poin hasil dari satu kemenangan dan tiga kali imbang. Catatan itu jauh lebih baik dibandingkan enam pertandingan awal yang hanya menghasilkan tiga poin.
Meski demikian, Seslija tetap harus mencari strategi terbaik untuk menembus pertahanan Persijap. Bermain di kandang sendiri, tim asal Jepara dikenal cukup tangguh sehingga Persis membutuhkan pendekatan taktik yang tepat untuk mencuri kemenangan.








