Liganusantara.com, Jakarta – Persaingan di Liga 2 Indonesia musim 2025/2026 semakin memasuki fase krusial dengan hanya menyisakan tiga pertandingan pada babak pendahuluan. Berdasarkan regulasi, dua tim terbaik dari masing-masing grup akan melangkah ke fase promosi. Juara grup otomatis mendapatkan tiket ke Super League Indonesia musim depan sekaligus tampil di partai final, sementara runner-up dari masing-masing grup akan saling berhadapan untuk memperebutkan satu slot promosi tersisa.
Jika klasemen disusun menggunakan sistem kompetisi penuh atau penggabungan poin dari seluruh grup, posisi teratas ditempati oleh dua tim dari Grup B. PSS Sleman memimpin dengan raihan 49 poin dari 24 laga. Tim tersebut mengoleksi 14 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tiga kekalahan, menunjukkan konsistensi sepanjang musim.
Di peringkat kedua terdapat Barito Putera dengan 48 poin. Catatan mereka terdiri dari 14 kemenangan, enam hasil imbang, dan empat kekalahan. Performa stabil Barito Putera membuat persaingan menuju tiket promosi semakin ketat hingga akhir babak pendahuluan.
Sementara itu, pemuncak Grup A, Adhyaksa FC, harus puas berada di posisi ketiga klasemen gabungan dengan 47 poin. Tim tersebut mencatatkan 13 kemenangan, delapan hasil imbang, serta tiga kekalahan. Selisih poin yang tipis membuat peluang perubahan posisi masih terbuka hingga pertandingan terakhir.
Persaingan menuju zona promosi diprediksi akan berlangsung sengit karena perbedaan poin antar tim papan atas sangat tipis. Konsistensi dalam tiga laga terakhir akan menjadi faktor penentu, terutama dalam menjaga peluang promosi langsung tanpa harus melalui jalur tambahan.
Di sisi lain, persaingan di papan bawah juga tidak kalah panas. Persiba Balikpapan, Persipal Palu, dan Sriwijaya FC berada dalam posisi rawan degradasi jika klasemen dihitung secara keseluruhan. Ketiga tim tersebut masih memiliki kesempatan untuk keluar dari zona merah, namun harus meraih hasil maksimal pada sisa pertandingan.
Situasi ini membuat setiap laga tersisa memiliki arti penting, baik bagi tim yang mengejar promosi maupun yang berusaha menghindari penurunan kasta. Tekanan tinggi di akhir musim dipastikan menghadirkan pertandingan dengan intensitas tinggi hingga penentuan posisi akhir klasemen.










