Timnas Indonesia

Rizky Ridho Jadi Pilar Tak Tergantikan di Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026

×

Rizky Ridho Jadi Pilar Tak Tergantikan di Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026

Sebarkan artikel ini
Rizky Ridho dan John Herdman usai laga final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia melawan Bulgaria,
Rizky Ridho dan John Herdman usai laga final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia melawan Bulgaria,

Liganusantara.comJakarta – Timnas Indonesia menutup kiprahnya di FIFA Series 2026 dengan performa yang cukup menjanjikan, meski harus puas menjadi runner-up. Turnamen ini menjadi awal era baru di bawah pelatih John Herdman, yang membawa semangat segar bagi Skuad Garuda.

Indonesia membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas St. Kitts and Nevis. Namun, langkah tim terhenti di final setelah kalah 0-1 dari Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (30/3) malam WIB. Gol tunggal dari penalti Marin Petkov pada menit ke-37 menjadi penentu hasil akhir. Meski begitu, performa tim tetap mendapat apresiasi.

Rizky Ridho: Konsistensi Tanpa Tandingan

Ekspresi kecewa Rizky Ridho usai laga final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia melawan Bulgaria
Ekspresi kecewa Rizky Ridho usai laga final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia melawan Bulgaria

Di tengah hasil yang kurang memuaskan, satu nama menjadi sorotan: Rizky Ridho. Bek andalan ini tampil konsisten dan menjadi satu-satunya pemain yang bermain penuh di dua laga Timnas Indonesia.

Pada semifinal kontra St. Kitts and Nevis, Ridho bermain selama 90 menit dan menjadi pilar utama lini belakang. Ketika Jay Idzes ditarik keluar, Ridho bahkan mengambil peran kepemimpinan, memimpin pertahanan dengan disiplin.

Performa solidnya kembali terlihat saat menghadapi Bulgaria. Ridho tetap bermain penuh dan menjaga kestabilan lini pertahanan hingga peluit akhir.

Nyaris Menjadi Pahlawan

Starting XI Timnas Indonesia pada laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria,
Starting XI Timnas Indonesia pada laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria,

Pada laga final, Rizky Ridho hampir menjadi penentu hasil dengan peluang emas pada menit ke-84. Namun, sepakannya hanya membentur mistar gawang lawan, sehingga skor tetap 0-1.

Kontras terlihat pada pemain lain. Beberapa nama, termasuk Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi, tidak mendapatkan kesempatan bermain sama sekali sepanjang turnamen. Mereka hanya menjadi penonton di bawah arahan John Herdman.

Rizky Ridho pun menjadi simbol konsistensi dan ketangguhan Timnas Indonesia di lini belakang, menunjukkan bahwa kehadirannya tak tergantikan selama FIFA Series 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *