Liganusantara.com, Kevin Diks menyatakan dirinya merasa ikut bertanggung jawab atas performa buruk Borussia Mönchengladbach di Bundesliga. Pemain bertahan itu bertekad membantu tim kembali meraih kemenangan dan mengembalikan kepercayaan diri tim.
Gladbach Alami Tren Buruk Lagi di Bundesliga
Sejak awal musim, Borussia Mönchengladbach belum mampu konsisten dalam meraih hasil positif. Dalam sepuluh pertandingan terakhir, mereka hanya berhasil mencatat satu kemenangan, tiga imbang, dan enam kekalahan. Hasil ini membuat posisi Gladbach menempel ketat zona degradasi dengan berada di peringkat 14 klasemen sementara, mengumpulkan 22 poin dan hanya berselisih dua poin dari St Pauli yang berada di zona play-off degradasi.
Diks Akui Beban Berat dan Rasa Frustrasi
Diks menyampaikan perasaannya dalam kanal YouTube resmi Bundesliga. Ia menekankan bahwa kondisi tim saat ini sangat menantang dan mengakui dirinya bagian dari masalah performa tim.
“Awal musim kami tidak mencapai hasil yang diharapkan, kemudian sempat ada periode baik, tetapi kini kembali mengalami hasil buruk. Jadi secara tim, kami belum meraih hasil yang dibutuhkan, dan saya ikut bertanggung jawab,” ujar Diks.
Ia menambahkan, “Situasinya memang berat, dan sebagai pemain, Anda merasa seperti terkena pukulan di wajah karena sering kalah. Kami harus tetap fokus pada pertandingan berikutnya dan apa yang bisa kami lakukan ke depan. Konsistensi menjadi kunci untuk membalikkan situasi ini, dan kami berharap perubahan bisa terjadi secepat mungkin.”
Bertekad Mengembalikan Senyum Suporter Gladbach
Gladbach akan menjamu Union Berlin di Stadion Borussia Park pada Sabtu (28/2) malam WIB. Diks menegaskan bahwa ia ingin memberikan yang terbaik untuk suporter yang selalu setia mendukung tim, terutama di laga tandang.
“Mereka selalu datang mendukung di setiap pertandingan, jumlahnya ribuan, dan mereka pantas mendapatkan sesuatu sebagai balasannya. Seluruh tim ingin hal yang sama. Sekarang adalah saat yang tepat untuk meraih kemenangan,” tutup Diks.
Tags: Borussia Mönchengladbach, Kevin Diks, Bundesliga 2025/26, sepak bola Jerman, Union Berlin, degradasi Bundesliga, pemain Indonesia, hasil buruk, Stadion Borussia Park, suporter sepak bola












