Liganusantara.com – Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menilai turnamen FIFA Series 2026 memiliki arti besar bagi Timnas Indonesia yang kini memulai era baru di bawah pelatih John Herdman.
Menurut Klok, kehadiran staf pelatih baru membuat seluruh pemain harus kembali beradaptasi dari awal, termasuk memahami filosofi dan pola permainan yang berbeda. Ia menyebut ajang ini sebagai kesempatan penting bagi tim untuk membangun fondasi baru.
Pemain berusia 30 tahun tersebut masuk dalam daftar panggilan perdana era Herdman atau yang dikenal dengan “Garuda Calling”. Namanya tercantum dalam 41 pemain sementara yang dipilih oleh pelatih asal Inggris itu.
Dari klub Persib Bandung, Klok dipanggil bersama Beckham Putra dan Eliano Reijnders. Sementara itu, gelandang Thom Haye tidak masuk daftar karena masih menjalani sanksi larangan bermain selama empat pertandingan yang diterimanya setelah laga terakhir putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Irak.
Klok juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah beberapa kali berdiskusi langsung dengan Herdman mengenai rencana dan visi tim ke depan. Ia mengaku terkesan dengan cara kerja sang pelatih yang dinilai sangat profesional serta menekankan pentingnya kekompakan tim dibandingkan kepentingan individu.
Pelatih tersebut sebelumnya berhasil membawa Timnas Kanada tampil di Piala Dunia 2022, yang menjadi partisipasi kedua Kanada setelah penantian panjang selama 36 tahun.
Sejauh ini Klok telah mencatatkan 21 penampilan bersama skuad Garuda.
Dalam ajang FIFA Series nanti, Indonesia dijadwalkan menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret. Pada hari yang sama, Timnas Bulgaria akan berhadapan dengan Timnas Kepulauan Solomon.
Pemenang dan tim yang kalah dari dua pertandingan tersebut akan kembali bertanding pada 30 Maret. Seluruh laga turnamen ini rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Klok juga menilai Bulgaria sebagai lawan yang tidak mudah. Menurutnya, tim Eropa tersebut memiliki pemain dengan postur tubuh besar dan kuat serta cenderung mengandalkan permainan langsung yang efektif, meskipun tidak banyak memainkan kombinasi umpan pendek. Tim tersebut saat ini berada di sekitar peringkat 87 dunia dan memiliki pengalaman tampil tujuh kali di putaran final Piala Dunia FIFA.












