Liganusantara.com, Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, dikabarkan tengah menyiapkan tambahan kekuatan baru bagi skuad Garuda. Dua pemain keturunan yang berkarier di Eropa disebut-sebut masuk dalam radar pelatih asal Kanada tersebut untuk memperkuat timnas.
Dalam waktu dekat, timnas Indonesia akan mengikuti ajang FIFA Series. Turnamen ini juga menjadi kesempatan pertama bagi Herdman untuk memimpin langsung skuad Merah Putih. Dengan waktu persiapan yang cukup terbatas, proses menambah pemain keturunan sebenarnya tidak mudah dilakukan dalam waktu singkat.
Meski begitu, setelah melakukan penilaian terhadap kebutuhan tim, peluang menghadirkan pemain baru tetap terbuka. Saat ini Herdman masih memantau sejumlah pemain potensial, baik yang bermain di dalam negeri maupun di luar negeri.
Beberapa pemain keturunan sebelumnya juga sudah menunjukkan minat untuk membela Indonesia. Namun, diperlukan pendekatan yang tepat dari tim pelatih agar para pemain tersebut segera mengambil keputusan. Terlebih lagi, keberadaan sejumlah pemain Indonesia yang sudah bermain di Eropa dapat menjadi faktor penarik bagi calon pemain baru.
Informasi mengenai kemungkinan hadirnya pemain tambahan ini mencuat saat Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melakukan kunjungan ke kantor Menteri Hukum dan HAM, Supratman. Pertemuan tersebut tidak hanya membahas tugas Kementerian Pemuda dan Olahraga, tetapi juga menyentuh isu terkait rencana naturalisasi pemain untuk timnas.
Dalam unggahan di media sosial, Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Noor Korompot, menyebut bahwa Herdman tengah membidik dua pemain dari Eropa untuk memperkuat skuad Garuda. Meski demikian, identitas kedua pemain tersebut belum diungkapkan ke publik.
Proses perekrutan pemain keturunan tetap harus mengikuti aturan yang ditetapkan FIFA agar tidak menimbulkan masalah administratif di kemudian hari. Karena itu, kelengkapan dokumen menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh federasi.
Langkah ini juga dilakukan untuk menghindari kasus serupa yang pernah menimpa tim nasional Malaysia terkait pemain yang tidak memenuhi persyaratan.
Dalam unggahannya, Korompot menuliskan bahwa rencana perekrutan dua pemain dari Eropa masih dalam tahap persiapan dan belum banyak informasi yang bisa dibagikan kepada publik.
Di sisi lain, Herdman memiliki target yang cukup jelas selama memimpin timnas Indonesia dalam dua tahun ke depan. Setelah menjalani FIFA Series sebagai tahap awal pembentukan tim, ia akan mempersiapkan skuad menghadapi ASEAN Cup 2026.
Kompetisi tersebut tidak berlangsung pada jadwal FIFA Matchday sehingga kemungkinan akan menggunakan komposisi pemain yang berbeda. Hal ini membuat Herdman perlu menyiapkan kedalaman skuad yang lebih luas.
Tantangan berikutnya bagi pelatih berusia 50 tahun itu adalah membawa Indonesia tampil maksimal di Piala Asia 2027. Ajang tersebut dipandang sebagai momen penting untuk mengukur perkembangan tim nasional di level internasional.
Dengan kombinasi pemain lokal, diaspora, serta tambahan pemain keturunan baru, diharapkan timnas Indonesia mampu tampil lebih kompetitif dan kembali menunjukkan performa terbaiknya di berbagai turnamen internasional.












