Liganusantara.com, Jakarta – Ujian berat kembali menghampiri Malut United dalam ambisi mereka menembus papan atas klasemen. Bertandang ke markas Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026, Selasa (3/3/2026), tim tamu dipastikan tampil tanpa kekuatan penuh.
Pelatih Hendri Susilo harus memutar otak lantaran tiga pemain kuncinya di setiap lini absen secara bersamaan. Lini belakang kehilangan Igor Inocencio, lini tengah tanpa Wbeynar Angulo, dan lini serang kehilangan daya gedor menyusul absennya Ciro Alves.
Absensi Pemain Kunci
Igor dan Wbeynar terpaksa menepi akibat hukuman akumulasi kartu kuning. Sementara itu, Ciro Alves tidak diikutsertakan dalam rombongan ke Madura karena mengalami masalah kebugaran.
“Ciro ada sedikit kendala medis, jadi dia absen besok. Meski beberapa pilar utama tidak bisa turun, saya yakin kedalaman skuad kami mampu menjaga kualitas permainan agar tidak merosot dari laga sebelumnya,” ujar Hendri Susilo optimis.
Mentalitas di Tengah Inkonsistensi

Kekalahan tipis 2-3 dari Persija Jakarta pada laga sebelumnya menjadi evaluasi besar bagi tim. Meski performa Laskar Kie Raha sempat fluktuatif di putaran kedua, Hendri menjamin mentalitas Gustavo Franca dan kawan-kawan tetap terjaga.
Padahal, pada laga kandang terakhir di Ternate, mereka juga sempat kehilangan bek tangguh seperti Safrudin Tahar dan Nilson Junior. “Kami datang dengan kepercayaan diri tinggi. Secara mental, anak-anak dalam kondisi siap tempur untuk pertandingan besok,” tambahnya.
Waspadai Motivasi Bangkit Tuan Rumah
Secara peringkat, kedua tim berada di posisi yang sangat kontras. Malut United bertengger di posisi ke-4 dengan raihan 41 poin, sementara Madura United masih tertahan di peringkat ke-14 dengan 20 poin.
Namun, jurang poin yang lebar tidak membuat Hendri jumawa. “Madura United punya motivasi besar untuk keluar dari zona bawah. Kami sudah melakukan persiapan akhir malam ini dan seluruh pemain sepakat untuk membidik poin penuh di Pamekasan,” tegas pelatih berusia 60 tahun tersebut.
Persiapan Matang Sang Kapten
Senada dengan pelatih, kapten tim Gustavo Franca menyebut jeda waktu satu pekan telah dimanfaatkan secara maksimal untuk memperbaiki kerja sama tim secara kolektif.
“Waktu istirahat yang ada kami pakai untuk terus berkembang. Kami merasa sangat percaya diri dan siap memberikan yang terbaik di lapangan besok,” pungkas bek asal Brasil tersebut.









