liganusantara.com – ,Jakarta Performa Ezra Walian bersama Persik Kediri di ajang BRI Super League musim 2025/2026 mengalami lonjakan signifikan. Winger kiri berusia 28 tahun itu tampil jauh lebih produktif dibandingkan musim sebelumnya.
Jika pada musim lalu ia hanya mencatatkan dua gol dan tiga assist dari 21 laga, kini pemain kelahiran Amsterdam tersebut sudah mengemas enam gol serta delapan assist. Peningkatan statistiknya terbilang mencolok dan menjadi salah satu faktor penting kebangkitan performa tim berjuluk Macan Putih.
Sebagai kapten tim, Ezra hampir selalu menjadi pilihan utama di starting XI. Dari 20 pertandingan yang telah dijalani, ia mencatatkan 1.779 menit bermain. Mantan pemain PSM Makassar dan Persib Bandung itu hanya dua kali absen akibat cedera lutut.
Konsistensi dan kontribusinya memunculkan kembali wacana agar Ezra mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia, yang kini ditangani oleh John Herdman.
Dukungan Penuh dari Pelatih Persik

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, secara terbuka menyatakan dukungannya jika Ezra kembali dipanggil ke Timnas Indonesia.
Menurutnya, Ezra merupakan figur sentral dalam permainan Persik. Selain memiliki kemampuan teknik yang mumpuni, ia juga dinilai memiliki semangat bertanding dan visi bermain yang sangat membantu tim.
Reina menilai kualitas Ezra layak bersaing di level internasional. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih Timnas Indonesia, apakah karakter dan kebutuhan tim sejalan dengan gaya bermain sang winger.
Ia juga menyoroti keunggulan Ezra dalam aspek teknis, terutama dalam distribusi bola. Umpan-umpannya dinilai akurat baik dalam situasi open play maupun skema bola mati. Reina menyebut tidak banyak pemain di Super League yang memiliki kemampuan set pieces sebaik Ezra.
Menanti Keputusan John Herdman

Marcos Reina mengakui dirinya masih beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia, termasuk memahami kualitas para pemain Timnas. Ia menyebut ada beberapa nama yang sudah dikenalnya, namun belum sepenuhnya memahami keseluruhan komposisi skuad Merah Putih.
Untuk posisi yang ditempati Ezra, Reina menilai anak asuhnya termasuk salah satu yang terbaik di kompetisi saat ini. Namun, ia juga belum pernah berdiskusi langsung dengan John Herdman mengenai kemungkinan pemanggilan pemain.
Menurut Reina, setiap pelatih memiliki filosofi dan pendekatan permainan yang berbeda. Oleh sebab itu, peluang Ezra kembali memperkuat Timnas Indonesia sangat bergantung pada kebutuhan taktik serta gaya bermain yang ingin diterapkan Herdman.









