Liganusantara.com, Jakarta – PSIM Yogyakarta bersiap menjamu Bali United dalam lanjutan pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit ini akan dihelat di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, pada Senin (23/2/2026) malam pukul 20.30 WIB.
Menjelang laga, Laskar Mataram saat ini menduduki posisi papan tengah dengan raihan 32 poin, unggul empat angka dari Bali United yang mengoleksi 28 poin. Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyoroti aspek menarik dalam laga kali ini: atmosfer pertandingan malam hari.
Sensasi Baru Bermain di Bawah Lampu SSA
Van Gastel mengakui bahwa bermain pada malam hari di SSA merupakan pengalaman perdana bagi timnya musim ini. Ia sangat antusias menantikan performa anak asuhnya di bawah sorotan lampu stadion.
“Persiapan tim berjalan sesuai rencana. Laga malam ini sangat menarik karena ini pertama kalinya bagi kami bermain di bawah lampu stadion di sini. Ini akan menjadi pengalaman baru yang luar biasa bagi seluruh tim,” ungkap pelatih asal Belanda tersebut dalam sesi konferensi pers.
Update Donny Warmerdam: Masuk Skuad, Tapi Belum Starter

Kabar baik datang dari gelandang anyar asal Belanda, Donny Warmerdam. Pemain berusia 24 tahun tersebut sudah pulih dari cedera pergelangan kaki yang membekapnya sejak September 2025. Namun, Van Gastel memastikan Donny tidak akan turun sebagai starter.
Mengingat Donny sudah absen merumput sejak Mei tahun lalu, kondisinya belum mencapai puncak untuk bermain penuh. “Donny akan berada di bangku cadangan. Dia telah bekerja keras untuk pulih, namun masih membutuhkan waktu untuk mencapai level kebugaran pertandingan yang ideal setelah absen 10 bulan,” jelas Van Gastel.
Instruksi Khusus untuk Fahreza Sudin

Di sisi lain, gelandang andalan PSIM, Fahreza Sudin, menyatakan kesiapan mental dan fisik rekan-rekannya. Fahreza, yang menjadi salah satu pemain paling konsisten musim ini, membeberkan instruksi taktis yang diberikan sang pelatih untuk meredam Bali United.
“Pelatih meminta saya untuk tampil lebih agresif dalam menekan ke depan dan lebih berani menusuk ke area tengah lawan. Fokus utama kami kali ini adalah meningkatkan intensitas serangan untuk mengamankan tiga poin di kandang,” pungkas gelandang berusia 25 tahun itu.










