Berita viral Sepak bolaBRI SUPER LEGUEKLASEMENLiga Indonesia 2025/2026NEWSPrediksi dan AnalisisSepakbolaSKOR TERKINITOPSKORTRENDING

Persis Solo Ditahan Imbang PSBS Biak, Milomir Seslija: Sepak Bola Terkadang Sangat Kejam

×

Persis Solo Ditahan Imbang PSBS Biak, Milomir Seslija: Sepak Bola Terkadang Sangat Kejam

Sebarkan artikel ini
Persis Solo Ditahan Imbang PSBS Biak, Milomir Seslija: Sepak Bola Terkadang Sangat Kejam
Persis Solo Ditahan Imbang PSBS Biak, Milomir Seslija: Sepak Bola Terkadang Sangat Kejam

Liganusantara.com, Jakarta – Kemenangan di depan mata Persis Solo harus sirna saat menjamu PSBS Biak pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. Berlaga di Stadion Manahan, Sabtu (21/2/2026) malam WIB, Laskar Sambernyawa dipaksa berbagi poin setelah laga berakhir imbang 1-1.

Tuan rumah sejatinya unggul lebih dulu melalui gol Dimitri Lima pada menit ke-27. Namun, dominasi Persis runtuh sepuluh menit sebelum laga usai. Luquinhas (80′) muncul sebagai pemecah mimpi Persis setelah tandukannya yang memanfaatkan umpan lambung Pablo Andrade merobek jala gawang tuan rumah.

Dominasi Tanpa Hasil Akhir

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, tak mampu menyembunyikan rasa kecewanya. Menurut arsitek asal Bosnia-Herzegovina tersebut, timnya bermain jauh lebih baik dan menciptakan rentetan peluang emas, namun gagal dalam penyelesaian akhir.

“Kami menunjukkan performa yang sangat bagus hari ini. Banyak peluang tercipta, kami unggul duluan, tapi lawan mampu membalas hanya lewat satu umpan silang. Itulah mengapa saya katakan sepak bola terkadang sangat kejam,” ujar Milo pasca-pertandingan.

Milo enggan menyalahkan dedikasi para pemainnya, namun ia menyoroti efisiensi di depan gawang. “Jika saja satu dari sekian banyak peluang itu berbuah gol tambahan, hasilnya akan berbeda. Kami menciptakan 7 hingga 8 peluang bersih, tapi eksekusinya tidak maksimal.”

Masalah Ketajaman dan Ego Pemain

Evaluasi besar kini menanti skuad Laskar Sambernyawa. Milo menggarisbawahi dua kendala utama: chemistry antar-pemain dan sifat egois di lini serang. Ia menilai anak asuhnya sering kali terburu-buru melepaskan tembakan saat seharusnya memberikan umpan kepada rekan yang lebih bebas.

“Masalah kami bukan soal siapa yang bermain, tapi bagaimana cara kami menuntaskan peluang. Di momen krusial, ada pemain yang cenderung egois dan tidak tenang dalam mengambil keputusan akhir,” tegasnya.

Kekecewaan di Lini Belakang

Senada dengan sang pelatih, bek asing Persis, Luka Dumancic, merasa timnya seharusnya bisa mengamankan tiga poin. Ia menyayangkan ketajaman lini depan yang seolah menemui jalan buntu meskipun tim tampil dominan, terutama di babak pertama.

“Dua pertandingan terakhir polanya sama; kami main bagus di babak pertama, unggul, tapi gagal menambah gol. Ini kelemahan akut yang harus segera kami selesaikan. Sangat menyakitkan hanya membawa pulang satu poin saat kami merasa pantas mendapatkan tiga poin,” keluh Dumancic.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *