Berita viral Sepak bolaBRI SUPER LEGUEJADWAL PERTANDINGANLiga Indonesia 2025/2026NEWSPrediksi dan AnalisisSepakbolaTOPSKORTransfer pemainTRENDING

Krisis Lini Tengah Persik: Tanpa Imanol Garcia, Sanggupkah Macan Putih Redam Agresi Duo Jepang Bhayangkara FC?

×

Krisis Lini Tengah Persik: Tanpa Imanol Garcia, Sanggupkah Macan Putih Redam Agresi Duo Jepang Bhayangkara FC?

Sebarkan artikel ini
Krisis Lini Tengah Persik: Tanpa Imanol Garcia, Sanggupkah Macan Putih Redam Agresi Duo Jepang Bhayangkara FC?
Krisis Lini Tengah Persik: Tanpa Imanol Garcia, Sanggupkah Macan Putih Redam Agresi Duo Jepang Bhayangkara FC?

Liganusantara.com, JakartaPersik Kediri menghadapi tantangan berat dalam laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. Menjamu Bhayangkara FC di Stadion Brawijaya, Jumat (20/2/2026) malam, tim berjuluk Macan Putih ini dipastikan tampil pincang tanpa pilar utamanya, Imanol Garcia.

Absennya gelandang bertahan asal Spanyol tersebut menjadi lubang besar di sektor vital. Selama ini, Garcia bukan sekadar “tukang angkut air”, melainkan filter pertama pertahanan sekaligus motor serangan dengan koleksi tiga golnya musim ini. Kehilangannya menjadi ujian berat bagi pelatih Marcos Reina dalam membendung militansi Sho Yamamoto.

Misi Menjinakkan Duo Samurai

Tugas lini tengah Persik dipastikan makin berat karena Bhayangkara FC memiliki duet maut asal Jepang, Sho Yamamoto dan Ryo Matsumura. Pergerakan lincah dan visi bermain duo “Samurai” ini dikenal sangat merepotkan pertahanan lawan.

“Kami memang harus bermain tanpa Imanol Garcia. Namun, saya sudah menyiapkan strategi pengganti. Siapa yang akan turun? Itu rahasia dapur kami agar tidak terbaca oleh lawan,” tegas Marcos Reina.

Telmo Castanheira: Sang Pengganti yang Terpinggirkan

Meski Reina masih menutup rapat informasinya, nama Telmo Castanheira mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi pos yang ditinggalkan Garcia. Pemain berpaspor Portugal ini sejatinya memiliki kualitas yang tak kalah mentereng.

Sempat menjadi pilihan utama di era pelatih Ong Kim Swee dengan catatan 13 penampilan dan satu gol, menit bermain Castanheira mulai terkikis sejak kedatangan Marcos Reina. Laga kontra Bhayangkara FC ini bisa menjadi panggung pembuktian bagi gelandang berusia 33 tahun tersebut untuk menunjukkan bahwa dirinya masih layak menjadi jenderal lapangan tengah Macan Putih.

Pertarungan antara ketenangan Castanheira dalam memutus aliran bola melawan agresivitas Sho Yamamoto diprediksi akan menjadi kunci kemenangan di laga malam nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *