Liganusantara.com – Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Klungkung tahun 2026 menjadi langkah penting dalam menyiapkan strategi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027. Agenda tahunan yang berlangsung di Gedung KNPI Klungkung pada Jumat (13/2) ini menitikberatkan program pembinaan atlet peraih 87 medali emas dan 113 medali perak pada ajang sebelumnya.
Forum tersebut merumuskan sejumlah program unggulan, mulai dari pemusatan latihan terstruktur hingga penguatan tata kelola organisasi. Upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas juga menjadi perhatian utama dalam perencanaan KONI Klungkung ke depan.
Acara dibuka oleh Bupati Klungkung I Made Satria yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Klungkung, Dewa Gede Darmawan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kerja sama antara pengurus KONI dan pengurus cabang olahraga demi meningkatkan daya saing atlet di tingkat provinsi dan nasional.
Ketua Umum KONI Klungkung, Aa Gde Anom, menyampaikan optimismenya terhadap arah pembinaan atlet ke depan. Ia menilai Rakerkab 2026 harus menjadi pijakan kuat dalam membangun sistem pembinaan yang lebih disiplin dan terukur.
“Rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum memperkuat komitmen bersama. Prestasi sudah ada, kini perlu diperkuat dengan program TC yang tepat, uji coba yang terencana, serta administrasi yang tertib dan transparan. Dengan strategi itu, Klungkung berpeluang melangkah lebih jauh di Porprov 2027,” ujarnya.
Prioritaskan TC dan Tryout Atlet Menuju Porprov 2027
KONI Klungkung merencanakan pembinaan lanjutan bagi atlet peraih 87 emas dan 113 perak yang masih memenuhi batas usia kompetisi. Program ini ditargetkan mampu menjaga posisi Klungkung di papan atas sekaligus meningkatkan perolehan medali pada Porprov mendatang.
Anom menjelaskan, program pemusatan latihan dan tryout dijadwalkan mulai Agustus 2026. Selain itu, atlet dan pelatih akan mendapatkan dukungan dana pembinaan serta perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan mereka.
Ketua Umum KONI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, turut hadir memberikan arahan dan motivasi. Ia menilai peluang Klungkung untuk menembus peringkat lebih tinggi pada ajang Porprov terbuka lebar jika pembinaan dilakukan secara sistematis dan terukur.
“Rakerkab ini menjadi titik awal untuk bekerja dengan perencanaan yang jelas dan terstruktur. Harapannya, Klungkung tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” katanya.
Penguatan Administrasi dan Penambahan Cabor Baru
Selain fokus prestasi, Rakerkab 2026 juga membahas pembenahan tata kelola organisasi. Salah satu rencana strategisnya adalah pelaksanaan bimbingan teknis pelaporan keuangan bagi pengurus cabang olahraga guna menjaga transparansi dan akuntabilitas organisasi.
Dari total 50 cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Klungkung, sebanyak 46 cabang hadir aktif dalam rapat kerja tersebut, sementara empat cabang lainnya masih dalam proses penataan kepengurusan.
Dalam forum ini, dua cabang olahraga baru resmi disahkan sebagai anggota penuh, yakni Persatuan Golf Indonesia (PGI) Klungkung dan Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PORLASI) Klungkung. Kehadiran cabang olahraga layar dinilai memiliki potensi besar mengingat karakteristik wilayah pesisir Klungkung yang dapat menjadi sumber perolehan medali baru.












