liganusantara.com – ,Jakarta Pertandingan pekan ke-21 BRI Super League akan mempertemukan Malut United dengan Persijap Jepara. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Jumat (13/2/2026) malam WIB.
Malut United tengah berupaya bangkit setelah menelan dua kekalahan beruntun. Tim berjuluk Naga Gamalama sebelumnya takluk 1-2 dari Bhayangkara FC dan kembali kehilangan poin saat menyerah 0-2 dari juara bertahan Persib Bandung.
Meski demikian, posisi Malut United masih cukup aman di papan atas. Mereka kini bertengger di peringkat keempat dengan koleksi 37 poin. Namun hasil minor tersebut membuat jarak dengan Persija (41 poin) melebar, bahkan mereka mulai dibayangi Persebaya yang mengumpulkan 35 poin.
Sementara itu, Persijap Jepara datang dengan misi berbeda. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat sedang berjuang keras keluar dari zona degradasi. Dengan 15 poin—jumlah yang sama dengan Semen Padang—Persijap membutuhkan tambahan angka demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Adu Kuat di Lini Pertahanan

Di sektor belakang, Malut United memiliki penjaga gawang andalan, Alan Bernardon. Kiper bertubuh jangkung tersebut tampil konsisten sepanjang musim dan baru kebobolan 12 gol, catatan yang cukup solid.
Barisan pertahanan Malut diperkuat pemain asing berpengalaman seperti Gustavo Franca yang juga dipercaya sebagai kapten tim. Selain itu, Nilson Júnior menunjukkan adaptasi yang cepat di kompetisi domestik. Safrudin Tahar serta Yance Sayuri turut menambah kekokohan lini belakang tuan rumah.
Di kubu Persijap, pelatih Divaldo Alves mengandalkan Sendri Johansyah di bawah mistar. Empat bek di depannya kemungkinan diisi Rahmat Hidayat di sisi kanan, duet stopper Aly Ndom dan José Luis Espinosa, serta Buyung Ismu yang beroperasi di sektor kiri pertahanan.
Duel Kreativitas di Lini Tengah

Beranjak ke lini tengah, Malut United mempunyai kombinasi gelandang pekerja keras dan kreatif. Manahati Lestusen, Tyronne del Pino, serta Wbeymar Angulo menjadi trio utama yang menopang permainan.
Perhatian tentu tertuju pada Tyronne del Pino. Playmaker asal Spanyol itu dikenal sebagai motor serangan dengan visi bermain mumpuni, terlebih setelah berkontribusi besar membawa Persib meraih gelar musim lalu. Sementara Manahati dan Angulo menghadirkan keseimbangan lewat permainan agresif dan determinasi tinggi.
Persijap pun tak kalah menarik di sektor ini. Alexis Gomes diperkirakan menjadi pengatur ritme permainan, ditemani Wahyudi Hamisi yang dikenal ulet dalam duel-duel lapangan tengah. Borja Herrera akan berperan sebagai kreator serangan untuk menyuplai lini depan.
Ketajaman Lini Depan Jadi Penentu
Produktivitas gol Malut United tak lepas dari kontribusi tiga penyerang andalannya: Yakob Sayuri, Ciro Alves, dan David da Silva. Ketiganya telah menyumbang total 23 gol sejauh musim ini.
David da Silva menjadi top skor sementara tim dengan sembilan gol, disusul Ciro Alves dengan delapan gol, serta Yakob Sayuri yang mengoleksi enam gol. Kombinasi kecepatan dan insting mencetak gol mereka menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Di sisi lain, lini serang Persijap juga berpotensi memberi perlawanan. Rendi Saepul kemungkinan kembali mengisi sektor sayap kanan, sementara Carlos Franca dapat beroperasi di sisi kiri. Peran ujung tombak dipercayakan kepada Iker Guarrotxena yang tampil menjanjikan sejak paruh kedua musim.
Perkiraan Susunan Pemain
- Malut United (4-3-3):
Alan Bernardon; Gustavo Franca, Igor Inocencio, Safrudin Tahar, Yance Sayuri; Ridho Syuhada, Tyronne del Pino, Wbeymar Angulo; Ciro Alves, Yakob Sayuri, David da Silva.
Pelatih: Hendri Susilo - Persijap (4-3-3):
Sendri Johansyah; Rahmat Hidayat, Aly Ndom, José Luis Espinosa, Buyung Ismu; Alexis Gomes, Wahyudi Hamisi, Borja Herrera; Rendi Saepul, Carlos Franca, Iker Guarrotxena.
Pelatih: Divaldo Alves
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit. Secara materi pemain dan posisi klasemen, Malut United memang lebih diunggulkan. Namun Persijap dipastikan tampil habis-habisan demi keluar dari tekanan zona degradasi.











