Liganusantara.com, Jakarta – Pasar transfer Januari sudah ditutup, namun Juventus justru mengakhiri bursa dengan diam. Meski sebelumnya santer terdengar rumor kedatangan striker baru, nyatanya tidak ada pemain baru yang mendarat di markas Continassa.
Nama-nama seperti Randal Kolo Muani dari Tottenham Hotspur (via PSG) dan Youssef En-Nesyri dari Besiktas sempat dikaitkan dengan klub, tetapi negosiasi tidak membuahkan hasil.
Akhirnya, Marco Ottolini, Direktur Olahraga Juventus, angkat bicara untuk meluruskan spekulasi yang beredar di publik dan media.
Terbentur Aturan dan Parameter Klub
Ottolini menegaskan bahwa Juventus memang berupaya mendatangkan penyerang baru. Namun, batasan ketat di tingkat finansial dan teknis membuat rencana tersebut sulit terealisasi.
“Kami memiliki parameter tertentu yang harus dipatuhi. Jadi jika kondisinya tepat, kami pasti akan melakukan kesepakatan,” kata Ottolini kepada Sport Mediaset.
Ia menambahkan bahwa kegagalan transfer ini bukan karena kurangnya upaya, melainkan karena disiplin klub dalam mengelola keuangan dan strategi teknis.
Meskipun demikian, direktur Juventus memastikan manajemen tetap tenang dan menaruh kepercayaan penuh pada skuad yang ada.
“Kami senang dengan para pemain yang kami miliki. Kepercayaan sepenuhnya diberikan pada mereka untuk menghadapi sisa musim yang menantang,” tambah Ottolini.
Fokus Kini pada Perpanjangan Kontrak Pilar Penting
Dengan bursa transfer yang telah ditutup, Juventus kini memusatkan perhatian pada urusan internal, terutama perpanjangan kontrak pemain dan staf kunci.
Pekan lalu, klub sukses menuntaskan kontrak baru Kenan Yildiz, talenta muda yang dipandang sebagai aset masa depan.
Prioritas berikutnya adalah Weston McKennie dan sang pelatih, Luciano Spalletti. Proses negosiasi untuk McKennie dikabarkan sedang berlangsung, sementara pembicaraan serius dengan Spalletti dijadwalkan beberapa minggu ke depan.
“Oleh karena itu, fokus kami sekarang adalah memperkuat skuad yang ada dan memastikan pemain serta pelatih kunci tetap bersama kami,” jelas Ottolini.
Menatap Derby d’Italia dan Target Musim
Di luar urusan kontrak, Juventus menghadapi tantangan besar di lapangan. Pada akhir pekan ini, mereka akan melakoni Derby d’Italia menghadapi Inter Milan, mencoba menghentikan laju pemuncak klasemen Serie A.
Hasil imbang 2-2 melawan Lazio pekan lalu membuat posisi Juventus terancam, karena AS Roma berhasil menyalip mereka di peringkat keempat.
“Terkadang hasil datang, terkadang tidak, tapi kami senang dengan cara tim tampil. Kami harus terus maju dengan keyakinan,” kata Ottolini, memberikan dukungan moral bagi tim.
Selain fokus domestik, Juventus juga menyiapkan diri untuk laga play-off Liga Champions melawan Galatasaray, yang akan menentukan langkah mereka ke fase grup kompetisi Eropa.
“Prioritas kami musim ini jelas: finis di empat besar Serie A, kemudian fokus pada pertandingan melawan Galatasaray. Tujuannya adalah lolos ke babak berikutnya,” pungkasnya.












