Berita viral Sepak bolaBRI SUPER LEGUEJADWAL PERTANDINGANKLASEMENNEWSPrediksi dan AnalisisSKOR TERKINITOPSKORTRENDING

Lini Serang PSIM Yogyakarta Mandul, Jean-Paul van Gastel Pasang Badan: Lihat Progres Tim!

×

Lini Serang PSIM Yogyakarta Mandul, Jean-Paul van Gastel Pasang Badan: Lihat Progres Tim!

Sebarkan artikel ini
Lini Serang PSIM Yogyakarta Mandul, Jean-Paul van Gastel Pasang Badan: Lihat Progres Tim!
Lini Serang PSIM Yogyakarta Mandul, Jean-Paul van Gastel Pasang Badan: Lihat Progres Tim!

Liganusantara.com, Jakarta – Juru taktik PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, akhirnya menanggapi kritik publik terkait merosotnya ketajaman lini depan Laskar Mataram. Meski para juru gedor utama mulai sulit mencetak gol, pelatih asal Belanda itu meminta semua pihak untuk tidak hanya terpaku pada angka di papan skor.

Deretan penyerang andalan seperti Nermin Haljeta, Ezequiel Vidal, hingga Deri Corfe memang tengah mengalami paceklik gol. Haljeta bahkan tercatat belum lagi membobol gawang lawan sejak Oktober 2025 lalu. Namun, Van Gastel memiliki sudut pandang berbeda mengenai situasi ini.

Menilai Performa Melampaui Statistik Gol

Van Gastel menegaskan bahwa kontribusi seorang penyerang tidak bisa diukur hanya dari produktivitas gol semata. Ia menekankan pentingnya melihat cara kerja tim secara kolektif dan perkembangan yang telah dicapai klub sejauh ini.

“Target utama penyerang memang mencetak gol, itu fakta. Namun, kita harus melihat konteks perjalanan tim ini. Saya merasa apa yang telah ditunjukkan para pemain di lapangan sudah luar biasa. Saya memaklumi adanya kekecewaan dari publik karena kita berkompetisi di level tertinggi, namun bagi saya, progres tim ini jauh lebih positif dari apa yang dipikirkan orang-orang,” ungkap pelatih berusia 53 tahun tersebut.

Alasan Di Balik Jarangnya Rotasi Pemain

Selain masalah ketajaman, Van Gastel juga menjawab sorotan tajam mengenai minimnya perubahan dalam susunan pemain (starting line-up). Mantan pemain Feyenoord ini mengaku punya prinsip kuat dalam menentukan komposisi pemain.

Ia menyatakan bahwa pemilihan pemain murni berdasarkan kualitas terbaik yang tersedia, tanpa mempertimbangkan rotasi demi rotasi semata. Perubahan komposisi biasanya hanya terjadi jika ada pemain yang terpaksa absen karena cedera atau sanksi kartu.

“Saya selalu menurunkan tim terbaik di setiap pertandingan. Jadi, saya tidak memprioritaskan rotasi jika skuat yang ada saat ini adalah yang paling siap untuk bertarung di lapangan,” tegas pemegang lisensi UEFA Pro tersebut.

Tantangan di Papan Tengah dan Laga Selanjutnya

Hingga pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026, PSIM Yogyakarta masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen dengan raihan 31 poin. Dari 20 laga yang telah dilakoni, Reva Adi Utama dkk mencatatkan 8 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 5 kekalahan.

Ujian sesungguhnya bagi ketajaman Laskar Mataram akan tersaji pada pekan ke-21. PSIM dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya pada Jumat (13/2/2026). Laga ini menjadi momentum krusial bagi lini depan PSIM untuk membuktikan bahwa mesin gol mereka belum benar-benar mati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *