liganusantara.com – ,Jakarta Arema FC sukses mengamankan tiga poin penting pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (2/2/2026), skuad Singo Edan menang tipis 1-0 atas Persijap Jepara.
Gol semata wayang Arema dicetak oleh Hansamu Yama pada menit ke-36. Bek berpengalaman itu memaksimalkan peluang dari situasi serangan jarak jauh yang menjadi titik balik permainan tuan rumah.
Meski berstatus tim papan bawah dan berada di zona degradasi, Persijap tampil tanpa rasa gentar. Mereka bahkan sempat dua kali membobol gawang Arema yang dijaga Adi Satryo. Namun, kedua gol tersebut dianulir wasit karena pelanggaran dalam prosesnya.
Kendati demikian, Arema tetap tenang dan fokus hingga peluit panjang dibunyikan. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai kemenangan ini pantas diraih berkat kerja keras para pemain di lapangan.
“Persiapan kami tidak mudah, terutama karena banyak pemain baru yang masih beradaptasi. Tapi saya sangat mengapresiasi perjuangan pemain. Tiga poin ini sangat berarti,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.
Kemenangan untuk Almarhum Kuncoro

Kemenangan di kandang sendiri ini memiliki makna emosional bagi Arema FC. Hasil positif tersebut dipersembahkan khusus untuk almarhum Kuncoro, asisten pelatih Arema yang meninggal dunia pada 18 Januari 2026.
“Kemenangan ini kami dedikasikan untuk almarhum Kuncoro. Kami masih berduka dan beliau akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Arema. Juga untuk Aremania yang terus memberi dukungan luar biasa,” tutur Marcos.
Sebelum laga dimulai, seluruh elemen tim dan penonton menggelar penghormatan dengan mengheningkan cipta selama satu menit. Sebuah banner besar bergambar wajah Kuncoro juga terbentang di tribun stadion. Suasana haru menyelimuti Stadion Kanjuruhan, terlihat dari mata beberapa pemain dan ofisial yang berkaca-kaca. Dua asisten pelatih, Siswantoro dan Claudio de Jesus, tampak tak kuasa menahan kesedihan.
Optimisme Performa Singo Edan
Secara permainan, Arema memang belum sepenuhnya tampil meyakinkan di awal pertandingan. Julian Guevara dan rekan-rekannya terlihat kesulitan mengembangkan permainan dan minim menciptakan peluang hingga pertengahan babak pertama.
Perubahan mulai terasa setelah kehadiran dua pemain pinjaman dari Persija Jakarta, Rio Fahmi dan Hansamu Yama. Kombinasi keduanya menjadi kunci terciptanya gol kemenangan. Tendangan keras Rio dari luar kotak penalti sempat mengarah ke gawang sebelum dibelokkan Hansamu dan berbuah gol.
Rio Fahmi pun dinobatkan sebagai pemain terbaik pada laga ini. Selain aktif membantu serangan, ia juga solid dalam bertahan. Umpan-umpan silangnya beberapa kali merepotkan barisan belakang Persijap, meski lini depan Arema belum mampu memanfaatkannya untuk menambah keunggulan.
Dengan kemenangan ini, Arema FC diharapkan semakin solid seiring meningkatnya chemistry antar pemain dan adaptasi pemain anyar yang kian membaik di laga-laga berikutnya.









