BRI SUPER LEGUEJADWAL PERTANDINGANLiga Indonesia 2025/2026OlahragaPrediksi dan AnalisisSepakbola

Disebut Mirip Jose Mourinho, Bernardo Tavares Optimistis Persebaya Akhiri Tren Buruk Kontra Dewa United

×

Disebut Mirip Jose Mourinho, Bernardo Tavares Optimistis Persebaya Akhiri Tren Buruk Kontra Dewa United

Sebarkan artikel ini
Disamakan dengan Jose Morinho, Bernardo Tavares Siap Bawa Persebaya Putus Rekor Negatif Lawan Dewa United
Disamakan dengan Jose Morinho, Bernardo Tavares Siap Bawa Persebaya Putus Rekor Negatif Lawan Dewa United

Liganusantara.com, Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan komentarnya menjelang laga menghadapi Dewa United pada pekan ke-19 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (1/2/2026) malam WIB.

Menjelang duel ini, Persebaya masih membawa catatan kurang baik saat bersua Dewa United. Dalam kurun waktu hampir tiga tahun terakhir, Bajul Ijo belum mampu meraih kemenangan atas tim yang diperkuat Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan.

Kemenangan terakhir Persebaya atas Dewa United terjadi pada 15 April 2023. Kala itu, Green Force sukses menang telak 3-0 dalam lanjutan Liga 1 musim 2022/2023 yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

Bernardo Tavares tidak menampik bahwa Dewa United merupakan salah satu tim dengan kekuatan finansial terbesar di Indonesia. Ia menilai lawannya memiliki nilai skuad tinggi dan berani berinvestasi besar demi membangun tim yang kompetitif.

Meski demikian, pelatih asal Portugal itu menegaskan tekadnya untuk membawa Persebaya keluar dari tren negatif tersebut.

“Besok kami akan menghadapi pertandingan yang sangat menantang, melawan salah satu tim yang menurut data Transfermarkt berada di empat besar,” kata Bernardo Tavares dalam sesi jumpa pers sebelum laga.

“Mereka adalah tim dengan nilai skuad yang lebih tinggi dan mengeluarkan dana lebih besar,” lanjutnya.

Ia juga menyinggung rekor pertemuan kedua tim dalam beberapa musim terakhir yang tidak berpihak pada Persebaya.

“Jika melihat pertemuan terakhir Persebaya melawan Dewa United, hasilnya selalu tidak menguntungkan bagi kami. Kemenangan terakhir Persebaya terjadi pada April 2023, artinya sudah hampir tiga tahun,” ujarnya.

Karena itu, Bernardo menekankan pentingnya fokus dan kekuatan mental di dalam pertandingan.

“Jika kami ingin mengubah situasi ini, kami harus tampil kuat sepanjang laga. Kami tetap menghormati lawan, tetapi fokus utama harus pada apa yang kami lakukan, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan,” tegasnya.

Sejak ditangani Bernardo Tavares, performa Persebaya menunjukkan peningkatan signifikan. Bajul Ijo berhasil mencatatkan dua kemenangan beruntun dengan permainan yang lebih solid dan disiplin.

Gaya bermain tersebut membuat sebagian suporter menyamakan Bernardo Tavares dengan pelatih ternama asal Portugal, Jose Mourinho. Dua kemenangan terakhir Persebaya diraih lewat pendekatan taktis yang pragmatis, dengan pertahanan rapat dan serangan balik cepat—ciri khas strategi Mourinho.

Persebaya kini tampil lebih terorganisir di lini belakang, sembari mengandalkan transisi cepat untuk mencuri gol dari kelengahan lawan.

Menanggapi perbandingan tersebut, Bernardo Tavares merespons dengan nada santai dan penuh canda. Ia bahkan berharap momen ikonik Jose Mourinho bersama Benfica di Liga Champions bisa terulang bersama Persebaya.

Kala itu, Benfica meraih kemenangan dramatis atas Real Madrid berkat gol penentu yang dicetak oleh penjaga gawang mereka, Anatoli Trubin.

“Ya, mungkin besok kiper kami juga bisa mencetak gol lewat sundulan di menit akhir, seperti yang pernah terjadi pada Benfica di Liga Champions,” ujar Bernardo sambil tersenyum.

“Kita lihat saja nanti,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *