Berita viral Sepak bolaBOLATAIMENTBRI SUPER LEGUELAINYANEWSPiala Asia U-17 2025TRENDING

Rio Fahmi Tinggalkan Indomilk Arena dengan Air Mata, Isyarat Perpisahan Usai Dipinjamkan Persija

×

Rio Fahmi Tinggalkan Indomilk Arena dengan Air Mata, Isyarat Perpisahan Usai Dipinjamkan Persija

Sebarkan artikel ini
Rio Fahmi Tinggalkan Indomilk Arena dengan Air Mata, Isyarat Perpisahan Usai Dipinjamkan Persija
Rio Fahmi Tinggalkan Indomilk Arena dengan Air Mata, Isyarat Perpisahan Usai Dipinjamkan Persija

Liganusantara.com, Jakarta – Ilham Rio Fahmi tampak emosional saat meninggalkan Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (30/1/2026) sore WIB. Bek kanan Persija Jakarta itu terlihat menahan air mata setelah pertandingan yang diduga menjadi penampilan terakhirnya bersama Macan Kemayoran sebelum menjalani masa peminjaman.

Laga melawan Persita Tangerang pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 diyakini menjadi momen pamungkas Rio Fahmi mengenakan seragam Persija untuk sementara waktu. Pada pertandingan tersebut, Persija sukses membawa pulang kemenangan 2-0 dari markas Pendekar Cisadane.

Rio Fahmi tampil sebagai starter dan bermain solid di babak pertama. Namun, pemain berusia 24 tahun itu sempat menerima kartu kuning pada menit ke-16. Memasuki paruh kedua, pelatih Mauricio Souza menariknya keluar dan menggantikan posisinya dengan Fajar Fathur Rahman.

Menuju Arema FC?

Seusai laga, beredar kabar bahwa Persija akan meminjamkan Rio Fahmi ke Arema FC hingga akhir musim kompetisi. Meski demikian, sang pemain belum mengungkapkan secara pasti klub tujuan yang akan dibelanya.

Rio menegaskan bahwa kepindahannya bukan bersifat permanen. Ia masih terikat kontrak jangka panjang bersama Persija hingga tahun 2028 dan hanya akan menjalani masa peminjaman.

“Rencana ke depan akan segera diumumkan oleh tim. Yang jelas saya masih memiliki kontrak di Persija sampai 2028 dan statusnya hanya pinjaman hingga akhir musim,” ujar Rio Fahmi saat ditemui di mixed zone Indomilk Arena.

Tersisih dari Skuad Utama

Minimnya menit bermain menjadi salah satu faktor yang membuat Rio Fahmi harus menerima keputusan ini. Di bawah arahan Mauricio Souza, posisi bek kanan lebih sering diisi oleh Bruno Tubaro. Situasi tersebut semakin sulit bagi Rio setelah Persija mendatangkan Fajar Fathur Rahman pada paruh musim.

“Pasti berat karena Persija adalah klub yang membesarkan saya. Ini bukan keputusan yang saya inginkan, tapi sebagai pemain profesional saya harus menerima dan melakukan yang terbaik untuk karier saya,” kata Rio.

Pesan untuk The Jakmania

Sebelum menjalani petualangan barunya bersama klub lain, Rio Fahmi menyampaikan apresiasi mendalam kepada The Jakmania yang selama ini setia memberikan dukungan.

“Terima kasih untuk The Jakmania yang selalu mendukung saya selama di Persija. Ini bukan perpisahan, hanya sementara. Saya akan kembali dengan kondisi yang lebih kuat,” tuturnya.

Pada musim 2025/2026, Rio Fahmi sebenarnya masih mencatatkan 15 penampilan bersama Persija di semua ajang. Namun, hanya delapan pertandingan yang dijalaninya sejak menit pertama, menandakan perannya yang mulai berkurang di dalam tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *