Berita Liga 2Berita viral Sepak bolaBRI SUPER LEGUEInternasionalLiga Indonesia 2025/2026NasionalNEWSOlahragaSepakbolaSKOR TERKINITimnas IndonesiaTRENDING

Menakar Empat Laga Kandang Beruntun Persik Kediri di BRI Super League: Bali United Jadi Awal Kebangkitan atau Justru Bencana?

×

Menakar Empat Laga Kandang Beruntun Persik Kediri di BRI Super League: Bali United Jadi Awal Kebangkitan atau Justru Bencana?

Sebarkan artikel ini
Meneropong 4 Laga Kandang Spartan Persik di BRI Super League
Meneropong 4 Laga Kandang Spartan Persik di BRI Super League

Liganusantara.com, Jakarta – Memasuki paruh kedua BRI Super League 2025/2026, Persik Kediri dihadapkan pada rangkaian ujian penting berupa empat pertandingan kandang berturut-turut. Momentum ini berpotensi menjadi titik balik perjalanan Macan Putih di musim kompetisi saat ini.

Bali United akan menjadi tamu pertama Persik dalam rangkaian tersebut. Pertemuan kedua tim dijadwalkan berlangsung pada pekan ke-19 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (30/1/2026). Laga ini menyimpan arti krusial karena dapat menentukan arah langkah Persik dalam upaya memperbaiki posisi di papan klasemen.

Bagi Ezra Walian dan rekan-rekan, kemenangan atas Serdadu Tridatu bukan sekadar soal tiga poin. Tambahan angka mutlak dibutuhkan untuk membangkitkan kepercayaan diri tim setelah kekalahan telak 0-4 dari Malut United di Ternate pada laga sebelumnya. Anak asuh Marcos Reina membutuhkan dorongan mental yang kuat agar bisa bangkit di hadapan pendukung sendiri.

Modal Penting Menatap Februari

Jika Persik mampu mengamankan kemenangan atas Bali United, hasil tersebut akan menjadi bekal berharga sebelum menjalani tiga laga kandang lainnya sepanjang Februari. Setelah itu, Persik dijadwalkan menjamu Dewa United pada 7 Februari 2026, PSIM Yogyakarta pada 13 Februari 2026, serta Bhayangkara FC pada 20 Februari 2026.

Tantangan jelas tidak ringan. Keempat tim yang akan dihadapi Persik saat ini masih berada di atas mereka dalam klasemen sementara. PSIM, Bali United, Bhayangkara FC, dan Dewa United menempati posisi tujuh hingga sepuluh, sementara Persik masih tertahan di peringkat ke-13 hingga pekan ke-19.

Namun, jika Persik mampu menyapu bersih seluruh laga kandang tersebut, total 12 poin tambahan akan sangat berarti untuk mendongkrak posisi mereka ke zona yang lebih aman dan kompetitif.

Awal Musim yang Tak Ideal

Performa Persik di musim ini memang belum sesuai harapan. Mereka menutup putaran pertama di posisi ke-12, jauh dari pencapaian musim lalu yang berakhir di peringkat ketujuh. Mantan pelatih Persik, Ong Kim Swee, sempat menyoroti jadwal yang dianggap kurang menguntungkan.

Sepanjang awal musim, Persik lebih sering melakoni pertandingan tandang. Bahkan, dua laga kandang terpaksa digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, yang berujung hasil kurang maksimal. Persik kalah 1-2 dari Madura United dan hanya bermain imbang 1-1 kontra Persebaya.

Hasil serupa juga terjadi saat tampil di Stadion Brawijaya. Persik gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang PSM Makassar dan Persib Bandung dengan skor identik 1-1.

Kini, tugas berat berada di tangan Marcos Reina untuk menutup defisit poin tersebut. Empat pertandingan kandang yang akan datang menjadi peluang emas bagi Persik Kediri untuk bangkit dan kembali ke jalur persaingan. Jika mampu dimanfaatkan dengan maksimal, rangkaian laga ini bisa menjadi berkah besar bagi Macan Putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *