Liganusantara.com, Kediri – Kekalahan telak 0-4 yang dialami Persik Kediri saat menghadapi Malut United pada pekan ke-18 BRI Super League menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih. Pelatih kepala Persik, Marcos Reina, langsung mengalihkan fokus ke pembenahan sektor pertahanan menjelang laga pekan ke-19 melawan Bali United.
Pertandingan Persik kontra Bali United dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Jumat (30/1/2026). Juru taktik asal Spanyol tersebut menilai lini belakang Macan Putih masih terlalu rapuh dan membutuhkan perbaikan signifikan agar tidak kembali kebobolan dengan cara yang mudah.
Reina menegaskan dirinya tidak ingin skenario serupa terulang, terutama kebobolan dari pola permainan sederhana seperti yang terjadi saat menghadapi Malut United.
“Kekalahan itu tentu menyakitkan. Namun kami juga mendapatkan pelajaran berharga. Sebelum kartu merah, permainan tim sebenarnya cukup baik. Sayangnya, kami terlalu mudah memberi peluang kepada lawan dan itu menjadi catatan besar,” ujar Reina.
Adaptasi Pemain Baru Masih Berproses
Selain pertahanan, Marcos Reina juga menyoroti kondisi sejumlah pemain anyar Persik Kediri, khususnya Jon Toral dan Adrian Luna. Ia mengakui kondisi fisik keduanya menunjukkan peningkatan, meski belum berada pada level ideal.
“Jon Toral dan Luna sekarang sudah jauh lebih baik. Mereka datang dari Liga India setelah cukup lama tidak menjalani latihan rutin, jadi wajar jika butuh waktu untuk mengejar kondisi fisik agar sejajar dengan pemain lain,” jelasnya.
Meski demikian, Reina mengaku cukup puas dengan progres yang ditunjukkan kedua pemain tersebut. Hal ini membuka peluang baginya untuk memiliki lebih banyak pilihan dalam meracik komposisi tim saat menjamu Bali United.
Harapan Bangkit di Kandang Sendiri
“Secara kondisi, mereka sudah berpeluang dimainkan. Hari ini terlihat ada perkembangan, meski belum sepenuhnya siap. Saya yakin dalam pekan ke depan mereka akan jauh lebih baik,” tambahnya.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persik berharap laga kontra Bali United dapat menjadi momentum kebangkitan bagi Ezra Walian dan rekan-rekan. Tiga poin di kandang dinilai penting untuk memperbaiki posisi tim di papan klasemen.
Dukungan penuh dari Persikmania di Stadion Brawijaya diharapkan mampu menambah motivasi para pemain agar tampil lebih solid, bekerja lebih keras, dan mengamankan kemenangan di depan publik sendiri.












