Berita viral Sepak bolaBRI SUPER LEGUEKLASEMENLiga Indonesia 2025/2026NasionalNEWSOlahragaSepakbolaSKOR TERKINITimnas IndonesiaTRENDING

RESMI: Rafael Struick Kena Hukuman Tambahan Komdis PSSI Usai Insiden Tak Sportif terhadap Spasojevic

×

RESMI: Rafael Struick Kena Hukuman Tambahan Komdis PSSI Usai Insiden Tak Sportif terhadap Spasojevic

Sebarkan artikel ini
RESMI: Rafael Struick Kena Hukuman Tambahan Komdis PSSI Usai Insiden Tak Sportif terhadap Spasojevic
RESMI: Rafael Struick Kena Hukuman Tambahan Komdis PSSI Usai Insiden Tak Sportif terhadap Spasojevic

Liganusantara.com, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kembali mengumumkan deretan keputusan terkait pelanggaran yang terjadi di kompetisi Liga Indonesia. Salah satu yang menjadi sorotan adalah tambahan sanksi bagi pemain Dewa United, Rafael Struick, akibat tindakannya yang dinilai tidak menjunjung sportivitas.

Insiden tersebut terjadi pada laga Bhayangkara Presisi Lampung FC kontra Dewa United yang berlangsung pada 5 Januari 2026. Pada menit-menit akhir pertandingan, Rafael Struick kedapatan menendang bola ke arah Ilija Spasojevic yang tengah tergeletak di lapangan usai dilanggar oleh Egy Maulana Vikri.

Aksi tersebut memicu reaksi dari Spasojevic yang merasa tidak dihormati dan langsung menghampiri Struick. Wasit pun mengambil tindakan tegas dengan mengganjar Rafael Struick kartu merah langsung.

Seusai pertandingan, Struick menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Spasojevic melalui unggahan media sosial yang turut dibagikan striker Bhayangkara FC tersebut. Ia menegaskan bahwa insiden itu murni dipicu oleh luapan emosi sesaat.

“Saudaraku, apa yang terjadi hari ini bukan persoalan pribadi.
Aku bereaksi karena emosi dan itu tidak seharusnya terjadi.
Maaf, dan semoga sukses di musim ini,” tulis Rafael Struick.

Meski telah meminta maaf, Komdis PSSI tetap menjatuhkan hukuman tambahan berupa larangan bermain dua pertandingan serta denda sebesar Rp10 juta.

Dalam keterangan resminya, Komdis PSSI menyebut bahwa Rafael Struick terbukti melakukan pelanggaran serius berupa tindakan kasar dengan sengaja menendang bola ke arah pemain lawan, yang berujung kartu merah langsung.


Tak Hanya Struick, Komdis PSSI Jatuhkan Banyak Sanksi Lain

Selain kasus Rafael Struick, Komdis PSSI juga merilis puluhan keputusan disiplin lainnya yang mencakup kompetisi BRI Super League, Pegadaian Championship, Liga Nusantara, hingga EPA kelompok usia.

Beberapa poin penting dari hasil sidang Komdis PSSI sepanjang 7 hingga 20 Januari 2026 antara lain:

  • Persis Solo didenda Rp250 juta akibat penyalaan flare dalam jumlah besar oleh suporternya saat laga melawan Persita Tangerang.
  • Madura United FC menerima denda total ratusan juta rupiah akibat insiden flare dan pelanggaran lain pada laga kontra PSIM Yogyakarta.
  • Persib Bandung beberapa kali dijatuhi sanksi denda akibat kehadiran suporter tandang, pelemparan benda ke lapangan, hingga penyalaan petasan pada laga melawan Persija Jakarta.
  • Sejumlah pemain di berbagai level kompetisi menerima tambahan larangan bermain akibat pelanggaran berat seperti menyikut, memukul, menendang, hingga menggagalkan peluang gol dengan tangan.
  • Panitia pelaksana pertandingan dan ofisial klub juga tak luput dari hukuman, mulai dari denda finansial, teguran keras, hingga larangan mendampingi tim akibat kelalaian dan tindakan tidak pantas.

Komdis PSSI menegaskan bahwa seluruh keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya penegakan disiplin, keselamatan, serta sportivitas di sepak bola nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *