Liganusantara.com – Performa klub yang diperkuat Calvin Verdonk, LOSC Lille, tengah berada dalam fase sulit sejak memasuki tahun 2026. Les Dogues belum sekali pun mencatat kemenangan dan justru menelan kekalahan beruntun di seluruh ajang yang mereka ikuti.
Skuad besutan Bruno Genesio satu per satu tumbang dari Rennes dengan skor 0-2, lalu kalah tipis 1-2 dari Lyon, sebelum dibungkam PSG 0-3. Tren negatif itu berlanjut saat Lille dikalahkan Celta Vigo 1-2 dan dipermalukan Strasbourg 1-4.
Kekalahan telak dari Strasbourg menjadi titik puncak kemarahan pendukung Lille. Bermain di kandang sendiri pada pekan ke-19 Liga Prancis, 25 Januari 2026, para suporter harus menyaksikan tim kesayangannya dibantai tanpa perlawanan berarti.
Rentetan lima kekalahan tersebut membuat Lille tercatat sebagai salah satu tim dengan performa terburuk di antara klub-klub dari lima liga top Eropa sejak awal 2026. Berdasarkan catatan Transfermarkt, hanya satu klub lain yang mengalami tren serupa, yakni AJ Auxerre, yang juga berasal dari Ligue 1.
Bagi Lille sendiri, kemenangan terakhir mereka tercipta pada 20 Desember 2025. Itu pun bukan di liga, melainkan saat menghadapi klub divisi empat, US Lusitanos, di ajang Piala Prancis dengan skor tipis 1-0.
Usai hasil mengecewakan kontra Strasbourg, para pemain Lille menjadi sasaran kritik keras dari pendukungnya. Bahkan Olivier Giroud, sosok senior yang sangat dihormati di Prancis, tak luput dari sorakan fan sendiri.
Top skor sepanjang masa timnas Prancis itu meminta para pendukung tetap memberikan dukungan agar tim mampu keluar dari situasi sulit.
“Saya punya perasaan campur aduk mendengar cemoohan tersebut,” ujar Giroud, penyerang berusia 39 tahun yang bergabung dengan Lille musim ini.
“Di momen seperti ini, semua elemen klub harus bersatu—pemain, staf, dan para suporter. Kami akan melewati masa sulit ini bersama,” lanjut peraih gelar Piala Dunia 2018 tersebut kepada Ligue 1+.
Giroud juga menyinggung kondisi fisik dan mental para pemain yang terkuras, namun menegaskan bahwa persatuan adalah kunci untuk bangkit.
Dalam laga melawan Strasbourg, Calvin Verdonk masuk sebagai pemain pengganti. Bek kiri andalan Timnas Indonesia itu tampil sejak menit ke-69 menggantikan Romain Perraud.
Setelah Verdonk masuk, permainan Lille menunjukkan sedikit peningkatan. Meski masih kebobolan satu gol tambahan, mereka mampu mencetak gol balasan di menit-menit akhir pertandingan.
Hingga pekan ke-19 Ligue 1, Lille masih bertengger di posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 32 poin. Mereka tertinggal empat angka dari Lyon yang berada di peringkat keempat atau batas zona kualifikasi Liga Champions.












